تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Aku melangkah perlahan, mencoba bersikap tenang, hingga tiba-tiba ia menyeletuk pelan. “Cah ayu, aku seng pingin jadi imam kowe.” Nyaris saja aku pingsan saat kuseret langkahku hingga ke ruang tengah. Semua orang sudah berdiri, tinggal aku yang tidak mengisi sajadah. Kukhusyukkan kembali diri. Subuh itu terasa sangat lama, padahal hanya dua rakaat. Aku yang berdiri merasakan hal janggal, lantas kulirik di sebelahku, tapi benar dia adalah Oma. Disebelah kanan Oma sudah pasti Isa. Lantas di depanku sudah pasti Eyang.
1022.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 659 مرة ضمن diaku imamku
قراءة
+مكتبة
Izinkan Aku Mencintaimu

Izinkan Aku Mencintaimu

Felix sendiri tiba-tiba saja memutarkan lagu yang sedang sedang berjalan, sebuah lagu melantun, “ ‘kau Bapa yang mengajariku, melewati badai langit biru. Kau yang membuatku terbang bagaikan rajawali mengatasi segala pencobaan. Kau Bapaku yang baik, mengerti bahasa tetesan air mata. Tak kau biarkan ku berjalan sendirian sebab kau bapaku yang baik.”
9.2K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 211 مرة ضمن diaku imamku
قراءة
+مكتبة
Naik Ranjang

Naik Ranjang

Terdengar seruan Hilma dari belakang. Aku pun berbalik tanpa mengubah posisi duduk. Hilma berdiri dengan wajah yang basah oleh air wudhu. Entah kenapa, aku sangat suka akan hal itu. "Kamu—di sini?" tanyanya lagi. Aku mengangguk pelan. "Malam ini, kita tahajud bersama. Aku … akan menjadi imam kamu. Bagaimana?" Segaris senyuman, terbit di bibir Hilma. Kepalanya terangguk cepat seraya mengambil kain mukena yang terlipat. "Iya," jawabnya singkat, tetapi memberi sejuta makna.
9.8421.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 13.5K مرة ضمن diaku imamku
عرض التقييمات (26)
قراءة
+مكتبة
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Tuti Khoiriah Hasibuan
ceritanya bagus tapi sayangnya ditengah2 cerita terlalu banyak cerita yg tidak seharusnya ditulis padahal banyak hikmah yang bisa diambil kesetiaan, kerja keras, keikhlasan dan banyak lagi pesan moralnya author law nulis adegan dikamar layagnya tidak harus sedetail itu juga,
قراءة كل التقييمات
MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

” “Eh, iya, Pak!” Suara Pak Huda membuatku gelagapan. Bisa-bisanya coba aku melamun di saat seperti ini. Ampuni aku Ya, Rabb. Kenapa yang melintas dalam benak itu malah bayangan orang lain. Padahal aku tengah berusaha memenuhi hidupku dengan sketsa wajah Pak Banyu. Lelaki yang ditakdirkan tak hanya memacariku seperti Bara, tetapi menjagaku dan menjadi imamku. Kuharap, selamanya.
10116.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 3.0K مرة ضمن diaku imamku
قراءة
+مكتبة
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Mahkota kecil yang berada diatas kepala, Izza begitu terlihat cantik dan anggun. Menyaksikan Lelaki yang akan menjadi imamnya dilayar televisi yang disambungkan keruangan akad, tengah mengucapkan janji sakral dihadapan Pencipta dan seluruh tamu undangan. “Sah?!” tanya Penghulu. “Saaaaaaahhhh!” Ucap para Saksi tamu undangan. “Alhamdulillah, barakallahumma wabarakalakuma fajama'a baynahhuma fikhoir ...”
102.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 82 مرة ضمن diaku imamku
قراءة
+مكتبة
Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Dada Aini pun terasa nyeri. "Kalau pun dulu saling mencintai bukan berarti sekarang dengan mudah aku kembali membuka hati. Cukup dua laki-laki itu yang pernah menjadi imamku, setelah ini sepertinya lebih baik aku sendiri, menikmati hari-hari yang penuh sesak dengan kenangan bersama Mas Khalid." "Kamu masih muda Ai. Okelah kita butuh waktu untuk bisa beradaptasi dengan apa yang baru saja terjadi. Tapi bukan berarti nanti tidak akan menerima sosok pengganti suami yang telah pergi menghadap sang pencipta."
1056.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.9K مرة ضمن diaku imamku
قراءة
+مكتبة
Aku Ibumu, Nak!

Aku Ibumu, Nak!

Marisa berharap Bima mau mendengarkan ucapannya kali ini. "Ada perlu apa?" Ucapan Bima terkesan dingin. Marisa berulang kali menelan ludah ketika harus berbicara dengan Bima. "A-aku rindu padamu!" Meski tergagap, namun Marisa tetap berani mengungkapkan isi hatinya kepada Bima.
106.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 181 مرة ضمن diaku imamku
قراءة
+مكتبة
Pesan WA Paman Membawaku Menjadi Wanita Sukses

Pesan WA Paman Membawaku Menjadi Wanita Sukses

tanya Pak Adit meminta ijin. "Boleh, Pak! Ini kan rumah Pak Adit, saya nggak ada hak melarang," jawabku mempersilahkan. "Ya sapa tau kamu nggak suka sholat berjamaah dan ingin sholat sendiri." "Suka, suka Pak! Saya senang Pak Adit jadi imam, apalagi imam rumah tangga," gurauku. Pak Adit mendelik. Oops, aku segera menutup mulut setelah mengatakan tadi. Aduh, mulut ini kenapa tak dijaga. Lihat, Pak Adit sampai ingin menelanku. "Maaf, Pak!"
20.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 582 مرة ضمن diaku imamku
قراءة
+مكتبة
Simpanan!

Simpanan!

Tak pernah menyangka pertanyaan ini akan meluncur dari bibirnya. "Jawab aku Intan!" sentaknya. "Imam ... aku memilih Mas Dika karena kupikir dia bisa menjadi Imam yang baik untukku," jawabku mantap. Langit terkekeh, kesal. "Apa kamu pikir aku tak mampu menjadi Imammu?"
1030.9K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.1K مرة ضمن diaku imamku
قراءة
+مكتبة
Aku Dan Ayah Muridku

Aku Dan Ayah Muridku

“Jadi kamu….” “Jadi aku ingin melihatnya sendiri.” Dia memotong kalimatku, sudut bibirnya membentuk senyuman yang menakutkan. “Aku ingin melihat guru-guru perempuan yang merasa dirinya tinggi itu ditarik jatuh olehku, lalu berubah menjadi anjing yang penurut.” Dia mengulurkan tangan, mencengkeram daguku. “Bu Sri, kamu pun nggak terkecuali.”
4.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 148 مرة ضمن diaku imamku
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
5678910
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status