Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DUO JONES (INDONESIA)

DUO JONES (INDONESIA)

jawab Fina cepat. “Kamu tahu gak di mana ada dukun pelet sakti nan manjur?” kata Viona tak ragu akan kata-katanya yang sontak membuat mata Fina membulat. “HAH? DUKUN PELET?” seru Fina yang terkejut dengan mata melotot. “Ssssst ... jangan kuat-kuat, ih! Nanti ada yang dengar!” kata Viona yang meletakkan telunjuknya ke bibir.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai dientot dukun
Baca
+Pustaka
DINODAI SEPUPU

DINODAI SEPUPU

] Caption dari foto yang Yuni kirimkan ke ponsel Anita. 🏵️🏵️🏵️ “Gimana perut kamu, Sayang? Masih pernah kram?” tanya Anita kepada Hana. Saat ini, mertua dan menantu itu sedang bersantai di ruang TV. “Alhamdulillah nggak, Mih.”
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai dientot dukun
Baca
+Pustaka
Jaring Cinta Sang Bodyguard

Jaring Cinta Sang Bodyguard

"Kata dukun yang disewa Om Dillon, Bang Zein mengerahkan beberapa jin yang menyeramkan waktu perang di pabrik itu." "Hu um. Yang dari dukun itu juga seram. Aku ada lihat rekamannya di video buatan Rini. Itu satu-satunya kamera yang dijampi-jampi supaya bisa lihat jurig." "Kayak gimana?" "Empat tentara Belanda, satu pria berbaju koki dan satu perempuan berbaju kuning." "Kalian ngomongin hantu, aku langsung bergidik," keluh Dhaway sembari mengusap tengkuknya.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai dientot dukun
Baca
+Pustaka
Ojek Dua Alam

Ojek Dua Alam

Tak perlu memakan waktu lama bagi Sandy untuk menemukan posisi sang dukun yang tengah dicari, karena lelaki yang diyakini sebagai dukun itu menampakkan terlihat berjalan dari arah ladang dan berbelok ke sebuah rumah yang lebih besar dari rumah yang ditinggali Mario dan Siska. "Itu dia dukunnya," gumam Sandy. "Yakin bener, Bang?" Irfan mengerutkan dahi seakan tak percaya. "Menurut intuisiku ya... begitu. Aku sempat melihat bapak-bapak itu melakukan kontak mata dengan Mario, lebih-lebih lagi paman dan bibi yang diperkenalkan Mario pada Siska sangat mencurigakan. Aku yakin mereka bukan paman dan bibinya yang asli, melainkan bapak dukun itulah pamannya!" Sandy menjelaskan.
906 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai dientot dukun
Baca
+Pustaka
Editor Dingin Bikin Bucin

Editor Dingin Bikin Bucin

“Ayo, kita sarapan dulu. Aku sudah membuat sup dan smoothie hangat.” Julian membawa Nathaniel menjauhi gudang sambil merangkul pundaknya. “Lain kali jangan mendekati gudang lagi,” pesannya dengan serius. “Paman, kau aneh sekali. Memangnya apa yang kau sembunyikan di sana?” “Tidak ada, Nate. Gudang itu hanya kotor sekali, penuh dengan tikus besar. Jika sampai membukanya, aku khawatir tikusnya akan keluar dan menyebar ke ruangan lain,” ujar Julian.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai dientot dukun
Baca
+Pustaka
Duda Tetangga

Duda Tetangga

Ica mengangguk "Pantesan enggak balik lagi ke toko." Vina sudah hafal dengan kebiasaan jelek anaknya yang suka mematung dan mimisan bila melihat cowok ganteng untuk pertama kalinya. Itu sebabnya, Vina memutuskan untuk menyusul Ica karena sudah terlalu lama meninggalkan toko hampir satu jam, padahal hanya butuh waktu lima belas menit untuk Ica memberikan kunci kepada pengontrak baru.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai dientot dukun
Baca
+Pustaka
Duke Laurent, Kau Kah Di Ranjangku?

Duke Laurent, Kau Kah Di Ranjangku?

Helena berkedip beberapa kali. Sejak datang ke Kastel Laurent, Rion memang sering muncul di hadapannya. Terkadang di ruang makan, terkadang di lorong, bahkan beberapa kali secara tiba-tiba ketika ia sedang berjalan sendirian. Namun pria itu tidak pernah secara khusus memanggilnya untuk datang menemui dirinya. Karena itulah kalimat Dorote terdengar cukup aneh.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai dientot dukun
Baca
+Pustaka
Mbah Dukun Dambaan Wanita

Mbah Dukun Dambaan Wanita

Dengan mata berbinar Damar melihat pada Sekar agar mau membantunya mendapatkan benda itu. “Tentu saja Mbah harus punya uang untuk itu. Emm, apa perlu kita membuka jasa perdukunan?” Sambil berpikir Sekar mencoba untuk mencari cara. “Maksudnya seperti apa? Aku tidak mengerti?” Damar menatap lekat Sekar. “Misalnya apa kita akan menjual jasa dukun melalui online saja. Aku akan menjadi admin bertiga menerima pelanggan yang menghubungi untuk berkonsultasi pada Mbah Dukun.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai dientot dukun
Baca
+Pustaka
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

jawab Runia. Ayu terdiam, ia sendiri merasa tidak asing setelah mengamati sekeliling luar apartemen. Ayu kehilangan jejak Runia, sepertinya Runia masuk ke dalam. Tidak lama, Saka pun tiba dan panik melihat Ayu. "Dimana Dika?" tanya Saka. "Di dalam Kak!" ucapnya ragu. Tanpa ragu, Saka pun berusaha berlari masuk ke dalam, sayangnya Ayu mencegah kakaknya.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai dientot dukun
Baca
+Pustaka
Dilamar Tuan Duda

Dilamar Tuan Duda

gumam si gadis aneh. Rain mengeluarkan ponsel dari sakunya, mencoba menelepon seseorang. Sea terperangah melihat ponsel Rain yang berkamera tiga seperti segitiga bermuda. "Uwoow, buruh aja hp nya pro max 12 boo," desis Sea terperangah dan menggeleng tak percaya. "Andy bantu aku!" "Hai, Rain, apa yang bisa kubantu ?" "Kamu tau apa yang kumaksud, 'kan ?"
9.714.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 510 kali sebagai dientot dukun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status