Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Candu Dekapan Kakak Ipar

Candu Dekapan Kakak Ipar

“Mas Kaisar maunya jalan terus.” “Lah, kan bulan madu memang begitu,” sahut Djiwa sambil menggoda. Di sisi lain, Kaisar justru sama sekali tidak memperhatikan percakapan mereka. Pria itu sibuk menemani kedua keponakannya membuka hadiah. “Om! Ini robot!” seru Naren kegirangan. “Punya Ratu boneka yang bisa ngomong!” tambah Ratu dengan mata berbinar.
9.82.3M viewsCompletedAdded to Library 80.2K Times as dientot dukun
Show Reviews (140)
Read
+Library
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Honey Box
Hai kak, ini novel pertama kamu yg aku baca. Aku suka banget!! Awalnya aku ragu ketika baca judulnya, tapi setelah baca beberapa bab aku malah ketagihan. Plot twist nya banyak ya kak, udah gitu penggunaan kalimat dan dialognya oke banget.. Aku bela²in beli koin kak ...
Read All Reviews
Duke, Aku Bukan Pengantin Boneka Lagi

Duke, Aku Bukan Pengantin Boneka Lagi

“Hei, kalian! Cepat kirim surat ke istana. Kami hanya mengantar kado–" “Kau berisik sekali," sela Eden. Pria itu muncul dan berdiri dengan angkuh. “Duke, aku pernah kagum saat melihatmu bertarung di medan perang. Tapi siapa sangka, kau ternyata selicik ini." “Tetap saja mudah bagiku untuk memotong lidah orang bar-bar rendahan sepertimu.” Eden tertawa. Ia pun memberi isyarat, menyiram kedua orang tersebut dengan air es. Seketika tubuh Vogard menggigil.
10723 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as dientot dukun
Read
+Library
Duka Pernikahan

Duka Pernikahan

“Kalau gitu nanti malam kita jalan yuk. Hmmm pengin makan soto.” Renjana menoleh kemudian menaruh minumannya. “Ayok.” Renjana malah bangun dari tempat duduk dan menghampiri lemari sepatu. “Kok dikunci?” Siapa lagi yang punya keisengan selain Hanif, mengunci semua sepatu Renjana di dalam lemari kaca, takut kalau Renjana memakai sepatu dengan hak tinggi kemudian jatuh, anaknya keguguran. Pikiran itu sudah liar sekali di dalam pikirannya Hanif. “Nggak ada yang pakai sepatu tinggi-tinggi apalah itu.”
102.0K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as dientot dukun
Read
+Library
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

kata Sri memberi masukan. "Iya, bener. Coba saja ke sana. Katanya dia bisa mengobati segala penyakit buatan kayak santet begitu lho, Dyah," tambah Marni. Dyah pun mendengarkan dengan seksama informasi beberapa dukun atau paranormal yang diberitahu oleh tetangga pagi itu. Setelah memilih sayur dan ikan. Dyah segera berlalu sebelum si Nuning ikut nimbrung. Benar saja, sesaat setelah Dyah membayar, Nuning ke luar dari rumahnya dan berkumpul dengan yang lainya. Secepat kilat emak-emak menganti topik pembicaraan mereka. "Lombok naik lagi, yo!" kata Marni.
1076.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as dientot dukun
Read
+Library
DUKUN 99

DUKUN 99

Wanita itu berusaha menstabilkan suaranya yang bergetar sedih. "Wah, kebetulan temanku juga seorang dukun. Dukun muda yang jarang mandi." Tio terkekeh senang sembari menunjukku. Sepertinya Tio ini mudah akrab dengan siapa saja. Ia hobi bicara dan kalau sudah bicara, lenyaplah rasa lelah bahkan rasa lapar yang sebelumnya ia keluhkan. "Kamu juga dukun, Nak?" Wanita itu beralih menatapku.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as dientot dukun
Read
+Library
Dosen Dudaku

Dosen Dudaku

"Loh, gimana Mbak, masa gak tahu ini di mana? Kan Mbak yang beli tiket. Ini di terminal bayangan, atau orang biasa menyebutnya Terminal Sukun." "Dukun apa, Mas?" tanya Andini kebingungan. "Bukan dukun, tapi Sukun. Terminal Sukun." Lelaki itu tergelak. "Oh, Terminal Dukun. Dukun apa, Mas?" Lelaki itu semakin tergelak mendengar ucapan Andini yang sangat polos.
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 698 Times as dientot dukun
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Tapi, aku pengen kerja yang lain. Nantilah, sambil cari-cari kerjaan yang menantang.” “Oia, Mas, aku sekalian mau minta tolong,” kata Cita hanya diam dan melihat sang mami mengambilkan lauk untuknya. “Bisa tolong cariin mobil, nggak? Model SUV, budget dibawah 100. Merek apa aja, yang penting mesinnya masih bagus dan nggak rewel. Sama, yang spare partnya gampang dicari.” Sandra menepuk pelan punggung tangan Cita. “Kan, Mami sudah bilang, nggak usah ngerepotin Arya.”
9.839.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as dientot dukun
Read
+Library
Surat Wasiat Sang Duke

Surat Wasiat Sang Duke

Dia lebih mirip kotoran daripada disebut seorang Pangeran. Alisnya Duke berkerut, tangannya mencengkeram dahinya. Sepertinya kepalanya pusing tujuh keliling. Dia hendak memutar otaknya tapi tak berarti. Akhirnya Dia memutuskan akan membiarkan Putra Mahkota Elia untuk kali ini. Prestasinya dalam membasmi monster di Hutan Walbot sambil menemukan dungeon yang penuh dengan harta terlalu tinggi untuk dijatuhkan. Akan baik lagi kalau sekarang Dia terbang tinggi, lalu saatnya jatuh pasti akan lebih baik lagi karena jatuhnya ditempat yang sudah terlalu tinggi. Setelah memutuskan, Duke Ibet mengusir sang ajudan untuk keluar dari ruangannya.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 190 Times as dientot dukun
Read
+Library
DINAR

DINAR

ujarnya polos dinar mengajak mereka untuk duduk ditempat yang tidak jauh darisana, dinar hanya senang melihat dua duyung yang akrab berdua sambil bercerita satu sama lain. "sebelumnya aku minta maaf, dinar bilang anda banyak tau tentang duyung kan, apakah anda bisa jelaskan apakah disini masih ada duyung yang lainnya" ujar raccel langsung kepercakapan inti
105.8K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as dientot dukun
Read
+Library
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

Otak Sellena berputar dan baru menyadari kalau suara di seberang sana bukanlah suara Danish, melainkan suara pria tua berlogat Jawa mirip Mbah dukun. “Halo, selamat sore, Mbak! Mau dibantu apa, toh, Mbak? Saya ini ahli sekali dalam urusan jampi, klenik, santet, susuk, dan pesugihan. Saya juga bisa menggandakan uang,” jawab Mbah dukun. Kedua mata Sellena langsung membulat karena kaget. Sellena sempat berpikir kalau Danish sedang bercanda.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as dientot dukun
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status