Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Tentu hal itu membuat seisi kelas langsung menatap jijik. Siapa yang tidak mengenal Pak Dosen yang satu ini, Dian Herdian itulah nama dosen tersebut. Dijuluki dosen killer juga manusia hujan. Ya. Selain pemarah Pak Dian juga selalu meciptakan hujan air liur, lebih tepatnya selalu mengeluarkan semburan hujan dari dalam mulutnya kala berbicara. Makannya setiap mahasiswa di kampus sana akan berhati-hati jika berhadapan dengan dosen yang satu ini.
1027.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as diksi
Read
+Library
Fantasy World

Fantasy World

Suara pujian dan tepuk tangan dilontarkan kepada Dicky “Sepertinya sama dengan yang kupikirkan” gumam Dicky “Dan.... Apa itu?” tanya perempuan itu “Sama seperti dalam game maupun film. Tidak semua orang memiliki atribut elemen yang sama. Biar kuberitahu. Contohnya aku. Aku tidak dapat menggunakan sihir elemen api, tetapi dapat menggunakan sihir elemen api. Begitu pula dengan elemen lainnya. Sihir elemen terbagi menjadi 5 macam. Api, air, angin, tanah, dan petir. Masing-masing memiliki kekuatan dan kelemahan. Jadi, ada kemungkinan jika kita tidak cocok dengan suatu elemen, mungkin kita cocok dengan elemen lainnya”
9.87.1K viewsOngoingAdded to Library 276 Times as diksi
Read
+Library
DIA MENGIKUTIKU

DIA MENGIKUTIKU

"Syukurlah, aku benar-benar takut" "Bianca, dia belum sadar juga?" "Belum, Zi" "Dia, gak akan bangun" "Hah? kamu ngomong apa?" "Ah enggak, ini aku bawa beberapa pisang" "Aku mau pergi lagi, cari kayu bakar" "Ya simpen disini, loh kenapa gak sekalian aja" "Hehe, aku cari dulu" "Eh bentar!" "Loh? Zio, cepet banget"
103.4K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as diksi
Read
+Library
Ikhlas

Ikhlas

jelasku "tapi kenapa?" "Saya hanya ingin berusaha memegang prinsip saya, bahwa jika saya membawa laki-laki kerumah itu hanya jika laki-laki itu ingin serius dengan saya. Jadi lebih baik bapak pulang karena saya rasa besok bapak juga harus kerja. Saya duluan dan terimakasih telah mengantarkan saya, Assalamu'alaikum" "Wa'alaikumsallam" ... Aku tidak tahu apa yang saat ini aku rasakan, hanya saja aku tidak ingin rasa ini terlalu berlarut-larut hingga menimbulkan sebuah harapan ingin memiliki
102.6K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as diksi
Read
+Library
Davira

Davira

batinnya frustasi. "Enghh!" suara Davira yang mengerang, Haikal dapat melihat jelas gadis itu yang menggeliatkan tubuhnya dengan mata terpejam. Selimut yang menutupi sekujur tubuh tingginya melorot merosot ke bawah lantai akibat pergerakan Davira yang super. Haikal menatap tak berkedip pada sepasang kaki jenjang mulus dengan warna kulit tak terlalu putih namun juga tak terlalu hitam. Warna kulit tubuh Davira cenderung kuning langsat yang menjurus ke eksotis, hal itu yang menjadi daya tarik tersendiri untuk Haikal yang tergugah dengan suguhan di atas ranjang sana.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 241 Times as diksi
Read
+Library
Dia Kehilangan Segalanya

Dia Kehilangan Segalanya

Lalu berteriak keras, “Siapa yang bilang anak itu bukan anakku?” “Jawab aku! Siapa yang bilang kalau anak yang dikandung Nessi itu anak haram?!” Timo berdiri dan mencengkeram kerah Grace dengan penuh penyesalan dan amarah. Karena emosi yang memuncak, tubuhnya menegang, urat-urat di dahinya menonjol, tampak seperti binatang buas.
31.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as diksi
Read
+Library
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

ucapnya dingin. Dari kegelapan, seorang pria berjas panjang muncul, siluet tubuhnya ramping namun berwibawa. Senyumnya samar, matanya menyala seperti api yang ditutup kabut. Ia melangkah tenang, seolah tidak terganggu oleh ledakan emosi yang barusan. “Kali ini aku percaya kata-katamu,” Alisya berkata pelan, suaranya tajam bagai pisau. “…selalu kancingkan pengait saat kamu tertidur.”
102.5K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as diksi
Read
+Library
DISENTUH TANPA CINTA

DISENTUH TANPA CINTA

Itu suara Dika. Langkahku ringan memasuki kamar pemuda tanggung berumur lima belas tahun itu. Seketika langkahku tercekat melihat ada sosok Ghani di kamar Dika. Pemuda itu tampak tengah serius mengutak-atik kipas angin berdiri yang terletak di sudut kamar Dika. "Mbak Mika!" Dika yang menyadari kedatanganku berseru memanggil. Remaja kelas sepuluh SMA itu mendekat, lantas mengajakku bertos.
1058.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as diksi
Read
+Library
ISTRIKU DISIKSA SAMPAI GILA

ISTRIKU DISIKSA SAMPAI GILA

Ia meringis kesakitan tatkala air sabun mengenai punggungnya. "Sakit banget ya Lus? Sebentar ya, kalau kamu gak mandi lukamu malah bisa infeksi." Lusi mengangguk, kali ini seperti memahami apa yang kuucapkan padanya. Butuh waktu hampir 1 jam aku di kamar mandi, semua daki-daki dan kotoran di tubuh Lusi sangat mengerak dan susah hilang, mungkin aku perlu beli spons khusus atau sabun khusus perontok daki agar badan Lusi kembali bersih seperti dulu.
9.9124.9K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as diksi
Read
+Library
Rasa

Rasa

Sungguh kata kata yang luar biasa. “Astaghfirullah, gak boleh natap lawan jenis yang bukan mahram. Kelupaan,” Kyra menundukkan pandangannya. Ia terlalu terkesima dengan Abian, higga tak sadar dirinya menatap sosok itu terlalu lama. “Pfttt, istighar hayoo.” Ataya asik memainkan ayunannya. Baginya, pesona abangnya membosankan.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as diksi
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status