Lentera Kegelapan
Tangan Ray melambai-lambai di depan wajahku.
"Woii..., kamu kenapa sih, hayoo makan. malah ngelamun," kata Ray.
"Eh... i... iya, sorry Ray, lagi kepikiran ...," kataku menggantung.
"Hayoo kepikiran apa?" Tanya Ray lagi sambil mendekatkan wajahnya padaku, hingga aku dapat melihat ke dalam matanya Ray yang kebiruan.
"Emmm..., anu aku kepikiran adikku, dia sudah mau pulang belum ya?" Kataku agak tergagap. Sial kenapa sih aku pake ngelamun segala, umpatku dalam hati.
Hot Chapters