Kejamnya Mulut Suamiku
“Bersihkan dirimu, sadari kesalahanmu, dan jangan pernah lagi berani memperlakukan orang lain dengan sembarangan seperti ini. Jika kamu masih waras, kamu harus tahu betapa memalukan apa yang baru saja kamu lakukan. Dan ingatlah, tidak peduli seberapa cantik atau seberapa kaya kamu, tanpa rasa malu dan tata krama, kamu tidak lebih berharga daripada debu di jalanan.”
Casandra terdiam. Perlahan, di tengah kabut mabuknya, ia mulai merasakan beratnya setiap kata yang diucapkan Rendra. Rasa panas di wajahnya bukan lagi karena alkohol, melainkan karena rasa malu yang tiba-tiba menyeruak
Hot Chapters