Seruni Senja
kata Ira.
“Iya, tetapi masih kalah cantik di bandingkan denganmu, kamu segala di mataku Ra,” jawab Furkam yang membuat Ira terdiam.
Mahli tersenyum.
“Hei, kalian yang di belakang kenapa kalian berisik, apa sudah bisa mengerjakan soal di depan?” kata guru memperingati mereka.
“Belum bisa pak, ini baru berdiskusi tetapi tetap masih bingung, maaf pak jika diskusi kami terlalu keras,” jawab Furkam memberi alasan.
ตอนยอดนิยม