Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

Regan melingkarkan tangannya ke pinggang Sei. "Tergantung dulu waktu senja aku lagi sama siapa. Kalo sama kamu ya ga buang-buang waktu. Kalo sama yang lain liatin senja kaya gini ya buang-buang waktu aku." Jelas Regan panjang. Sei tersenyum pahit, cewek cantik itu menyampirkan rambutnya ke telinga. "Kalo suatu saat kamu lihat senja bukan sama aku, gimana?" Sei memeluk lengan Regan.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as diskusi senja
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Pantes auranya beda, pikir Selin. Agak dingin. “Wah,” Dika bersiul pelan. “Keren, Ren.” “Biasa aja kok, Mas.” jawab Rendra. Dan justru jawaban itu yang bikin Selin makin tidak berani menatapnya. Makan malam berjalan aneh. Semua orang ngobrol. Selin tersenyum di waktu yang tepat. Mengangguk saat perlu. Tapi pikirannya sibuk sendiri.
10721 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as diskusi senja
Read
+Library
Pesona Paman Seno

Pesona Paman Seno

Dan sekarang dia tidak menyesal karena menyerahkan dirinya pada Seno. Bunyi hentakan pusaka Seno yang bertemu dengan apem legit milik Rindu terdengar erotis. Desahan dan erangan terdengar bersahutan. Keduanya tidak lagi memikirkan keadaan. Mereka lebih fokus untuk mengejar kenikmatan.
963 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as diskusi senja
Read
+Library
SENTUHAN GADIS SEMALAM SATU MILIAR

SENTUHAN GADIS SEMALAM SATU MILIAR

Tapi Arseno hanya menyeringai kesenangan. “Kenapa? Apakah kau malu? Jangan pedulikan Josh dan pelayan di rumah ini. Mereka itu buta dengan hal-hal sensitif seperti ini,” kilah Arseno sembari mengelus rambut panjang Lisa yang terurai.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as diskusi senja
Read
+Library
Anak Jenderal & Ajudan

Anak Jenderal & Ajudan

Tidak lama terlihat Senja menarik nafas panjang, dan dia memegang pundak pemuda itu. "Siapa perempuan yang ada di chat ini?" tanya Senja, sambil memperlihatkan sebuah grup chat. Aku mengambil handphone, dan membaca isi chatnya. Woowww, remaja belasan tahun membuat grup chat yang isinya membicarakan tentang jual beli seorang wanita berusia sembilan belas tahun. "Nggak tahu Kak," jawab pemuda itu, yang pastinya hanya omong kosong belaka.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as diskusi senja
Read
+Library
Antara Fajar dan Senja

Antara Fajar dan Senja

*** Indri menghampiri Nika hari senin siang “Gimana, sekolah udah izinin kan?” “Udah. Sekolah cuman minta surat izin observasinya doang sih. Oh iya, udah dibuat kan surat observasinya?” Ujar Nika. “Udah. Rabu baru bisa diambil katanya.” Nisa menjawab pertanyaan Nika. Lalu, Indri pun mulai jadi pemimpin diskusi. “Sip kalo gitu. Oke, sekarang kita mulai diskusi yuk! Jadi, materi apa nih yang akan kita pake buat simulasi?”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as diskusi senja
Read
+Library
Senandika

Senandika

kali ini giliran Mahesa yang bertanya setelah diam menyimak. “Ya gak gimana-gimana. Sebelum hujan udah pulang,” setelah menjawab pertanyaan Mahesa, Shera menyadari maksud dari teman-temannya ini. Ditatapnya satu persatu kemudian menggeleng. “Yang lo pada harapin itu nggak ada, nggak terjadi. Gue sama Jevan cuma pure belajar.” Giliran Julia, Mahesa, dan Felix yang saling melemparkan tatapan bingung dengan senyum yang ditahan. Shera memicingkan matanya, tidak percaya teman-temannya ini memasang jebakan. “Kenapa?”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as diskusi senja
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Abian menerima suapan itu dengan canggung, baik Abian dan Kanza memilih tidak berkontak mata karena ini benar-benar suasana yang canggung. "Mas Sen?" panggil Saras memperbaiki duduknya menghadap Seno yang sedang fokus melahap makanannya sekarang. "Hm," "Menurut Mas Seno ya, kalo ada cowok yang suka sama cewek tapi denial gimana?" "Ya gak gentle berarti, kamu disukai cowok kayak gitu?"
109.9K viewsOngoingAdded to Library 325 Times as diskusi senja
Read
+Library
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Dani masuk keruang senat diikuti Wawan dan Icha, ada beberapa pengurus lain sedang berkelompok di satu meja, sepertinya mereka dari bagian Keagamaan, karena dari obrolan yang sayup terdengar, sedang membicarakan acara ibadah bersama. Sementara diujung ruangan di meja yang lain, tampak Pak Maskur sang dosen pembina sedang berbicara dengan Carine. Ada Idha juga bersamanya.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 232 Times as diskusi senja
Read
+Library
DISENTUH TANPA CINTA

DISENTUH TANPA CINTA

Winda dan Ibu Gina saling melempar senyum bahagia. "Kenapa, Mas?" tegur Winda mendapati suaminya memucat. "Errr ... enggak! Aku hanya sedikit pusing saja." Galih mengelak dengan menggeleng pelan. Dia memijit pelipisnya. Matanya tampak terpejam. "Eum ... sebentar! Aku mau bicara dengan Budi dulu. Kita bisa pulang nanti selepas Maghrib saja." "Yahhh ... Papa." Gavin menyahut kecewa. "Gavin sudah kangen rumah, Pa," Rajuk Gavin dengan bibir yang manyun.
1057.9K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as diskusi senja
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status