Jerat Cinta Mantan Istri
“Aku masih punya iman, Mas. Sudah dulu ya, Mas Kala sangat mengganggu.”
Arunika memutuskan sambungan teleponnya, lalu sengaja mematikan ponselnya agar ia tak ada yang mengganggunya berdekatan dengan langit malam.
“Allahumma inni as-aluka nafsan bila muthmainnah, tu’minu biliqoika wa tardho bi qodhoika wataqna’u bi athoika. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, yang yakin akan bertemu dengan-Mu, yang ridho dengan ketetapan-Mu, yang merasa cukup dengan pemberian-Mu.” Arunika melafazkan doa penenang hati berkali-kali, berharap Allah akan memberikannya ketenangan hati, memberinya keridhoan atas ketetapan yang telah Allah berikan kepadanya.
Sikat na Kabanata