Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Half You

Half You

But every touch is oh la-la-la Tapi setiap sentuhan adalah oh la-la-la It's true la-la-la Adalah benar la-la-la Ooh, I should be runnin ooh you keep me coming for ya Ooh, aku harus berlari ooh kau membuat selalu datang untukmu Rubby mengedipkan mata saat dilihatnya seorang pria baru saja masuk kedalam Bar dan duduk dengan tersenyum sedikit kearahnya, sedikit tapi membuat seluruh tubuh Rubby bergetar dan ingin meneriakan nama pria pujaannya itu.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai don't think twice it's all right
Baca
+Pustaka
No, it's You!

No, it's You!

“Girl…kita nggak bisa ngatur mau naksir ke siapa, mau jatuh cinta ke siapa. Yang paling penting adalah you make the right choice. Sesuai kata hati kamu” Right choice, sesuai dengan kata hati. Sabrina memikirkan perkataan sahabatnya itu. Apakah sekarang dia membikin keputusan yang benar, bertunangan dengan Teddy disaat pikirannya tidak pernah bisa terlepas dari Samudra?
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai don't think twice it's all right
Baca
+Pustaka
Don't Go , Come Back To Me Please !!

Don't Go , Come Back To Me Please !!

"Hei, kamu itu spesial tha. Mau tau yang bikin spesial apa ? Hati kamu, hati kamu itu tulus. Jadi jangan berpikiran seperti itu lagi. Aku liat mas Darren tulus sayang sama kamu." "Gitu yah." "Hooh, udah ah jangan terlalu berpikiran yang tidak tidak. Nanti malah bikin hati kami sedih dan mood jadi jelek." Diantha mengangguk atas perkataan Disen. "Ya udah yuk selesain kerjaan dulu, sebelum jemputan datang." Ucap Disen lagi. * * * "Pagi pak Darren." "Selamat pagi pak Darren".
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai don't think twice it's all right
Baca
+Pustaka
Plz Don't Be Sad

Plz Don't Be Sad

Sudah hampir 10 menit kami keluar dari dalam pesawat dan dia belum juga selesai mengucapkan kata maaf padaku. "Aku mengerti, Tuan. Tidak apa-apa. Aku juga minta maaf. Aku hanya ingin membangunkanmu. Itu saja..." jawabku dengan perasaan malu. Bagaimana aku tidak malu? Kami baru saja berciuman di dalam pesawat. Sepi. Sunyi. Hanya kami. Ya, hanya kami berdua. Apakah ini sebuah keajaiban? Apakah aku sedang mengikuti acara reality show seperti di televisi itu? Apakah aku… Ah, rasanya ini mimpi!
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai don't think twice it's all right
Baca
+Pustaka
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

“Kedua... gue... gue menderita kanker otak stadium dua.” Setelah mengucapkan kalimat itu, Eriska jatuh pingsan dalam pelukan Arziko yang membeku di tempatnya. “ERISKA!” ###
6.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai don't think twice it's all right
Baca
+Pustaka
Groot!!

Groot!!

I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai don't think twice it's all right
Baca
+Pustaka
It's Ok! Let's Go!

It's Ok! Let's Go!

Sejenak dia menatapku dengan sangat dalam dan membuat ruangan menjadi semakin sepi. “Kenapa? Ada yang salah kah?” tanyaku mencoba memecahkan keheningan. “Benar, sepertinya ada yang salah denganmu! Kamu seperti tidak ada pikiran negatif ya, semua kamu tanggapi dengan positif” katanya seolah itu sebuah keanehan. “Ya, terus aku harus gimana? Menceramahimu? Marah-marah karena Mas tukang ngerusak barang gitu?” jawabku bercanda.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai don't think twice it's all right
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Better an oops than a what if **** Jangan pernah menunggu karena tidak akan pernah ada waktu yang tepat adalah salah satu quotes yang selalu aku gunakan ketika sedang merasa ragu untuk melakukan sesuatu. Seperti saat ini contohnya. Apakah aku yang harusnya memulai percakapan? Atau membiarkan kecanggungan karena diantara kami tidak ada yang mengawali pembicaraan? "Sori ya, Bang. Jadi ngerepotin." Tiba-tiba gadis kecil yang berdiri di depanku ini memulai pembicaraan tanpa menatap ke arahku.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai don't think twice it's all right
Baca
+Pustaka
Sejuta fikiran

Sejuta fikiran

Kemudia tertawa kecil "Lalu,aku harus apa?" "Sekarang aku bebas. Itu semua berkat kau" "A--aku" Setta tersenyum kecil. mendekati bibirnya ketelinga Gebi yang perlahan memundurkan badan kebelakang tetapi terhimpit oleh badan mobil lain. "Ramuan itu, bisa mengikat kejeniusan seseorang. Hingga membebaskan aku dari segel kegelapan Azkria"
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai don't think twice it's all right
Baca
+Pustaka
Once then Forever

Once then Forever

Hati-hati memikirkan sesuatu. Karena, terkadang, apa yang terus-terusan kamu pikirkan bisa menjadi kenyataan. Pikirkan hal buruk sejarang mungkin. Selalulah berpikiran soal hal baik dan positif. Dimitri menyesal. Entah sudah berapa kali mulut pria itu mengumpati diri sendiri di dalam mobil yang dilajukan secepat mungkin.
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 521 kali sebagai don't think twice it's all right
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status