Kecantol Cinta Janda
“Nggak usah tunggu besar, Sayang. Sekarang pun kamu sudah bikin Ibu kuat.”
Jeruk tersenyum kecil sebelum akhirnya tertidur.
Melon duduk sebentar di samping anaknya, mengamati wajah polos itu, dan hatinya menghangat. Cinta sejati, ternyata, bukan dari seseorang yang datang dengan janji, tapi dari yang tinggal dan membuat hidup lebih ringan—tanpa syarat, tanpa drama.
Keluar dari kamar, Melon kembali ke ruang tamu. Ia menatap ponsel di meja. Notifikasi dari Lele masih ada. Ia mengetuk ikon pesan, lalu mengetik perlahan:
Hot Chapters