DENDAM
Bibi pun terlihat kebingungan.
Mamah kemudian mengeluarkan handphone miliknya, dan memperlihatkan kepadaku, adegan panas. Yang ternyata aku dan Amira, pemeran dalam video yang berdurasi beberapa detik itu.
"Astagfirullah ...."
Mamah menatapku seketika. "Untuk apa kamu nyebut sekarang, sedangkan saat kamu berbuat seperti itu, kamu menikmatinya."
Mamah kembali berteriak, dengan ekspresi wajah yang siap menerkamku hidup-hidup.