Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir
Tania mendengus pelan, lalu bicara lagi, nadanya sedikit lebih cepat seiring lift bergerak turun.
"Ya ampun, ... jangan bilang kamu masih pakai file yang lama. Aku udah merge sama revisi kemarin. Coba buka folder yang aku share minggu lalu, subfolder 'verifikasi akhir'."
Lift meluncur turun.
"Enggak, enggak usah edit sendiri. Kirim ke aku sekarang aja. Biar aku compile sekalian sebelum presentasi sore ini."
Tania mendengarkan sebentar, menoleh ke cermin lift.