Pangeran Dari Neraka
Arron tersenyum, melihat tingkah Caroline yang begitu manja terhadap Dady nya, baru kali ini Arron melihat Caroline tertawa dengan riang, terlihat tidak ada beban di wajahnya.
"Sebelum kita berangkat ada yang ingin aku tunjukkan."
Arthur melangkah ke arah dapur, dia menggeser meja dan mengangkat sebuah papan, Caroline tidak tahu kalau di rumahnya ada ruang bawah tanah.
Kaki Arthur menuruni anak tangga satu persatu, tangga yang sudah usang menimbulkan suara deritan ketika di injak, Caroline dan Arron mengekor di belakangnya, setibanya di ruang bawah tanah Caroline tercengang melihat isi ruangan tersebut.