Sisa Rasa
Potongan A-line dengan detail brokat halus di bagian bahu itu membuatnya tampak sangat anggun.
“Gimana, Ren? Cantik banget kan anak Mama?" Mama berseru antusias.
Rendra meletakkan tabletnya. Pandangannya terkunci pada Selin. Ada sesuatu yang berdesir didadanya. Sesuatu yang selama ini dia abaikan.
Selin memang selalu cantik tapi hari ini, aura yang dipancarkannya berbeda. Terlihat lebih tenang.
“Sudah pas belum di bagian pinggang?” Selin bertanya pada penjahit, lalu menatap pantulannya di cermin besar tanpa menunggu pujian dari Rendra.