Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Aroma kemenyan dan bunga-bunga hutan menyambut mereka. Seorang pertapa berusia lanjut, dengan janggut putih panjang dan mata teduh, muncul dari bangunan bambu sederhana itu, memancarkan aura kebijaksanaan. Di sampingnya berdiri seorang putri, tinggi semampai, mengenakan pakaian sederhana dari kapas. Itulah Dyah Tantripala. Mpu Kumbhayoni, yang nyaris ambruk, disambut dengan ramah oleh pertapa dan putrinya. Laturana dengan sopan menceritakan apa yang telah menimpa mereka.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai duda pujaan dara
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Musuhku

Terpaksa Menikahi Musuhku

(5) Yogaswara Henachandra: Semoga Julie dan si dedek sehat dan kuat sampai waktunya melahirkan nanti. Kalu Rakai Parvaiz: Semoga sifat jeleknya Ipang nggak nurun ke anaknya. Narayata Darmawangsa: Semoga anaknya cakep kayak Julie. Ksatria Auriga Abimayu: Amin buat semua doanya. Doaku udah kalian wakilin semua.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai duda pujaan dara
Baca
+Pustaka
Putriku Bukan Barang yang Bisa Dipinjam

Putriku Bukan Barang yang Bisa Dipinjam

Awalnya Dara tidak terlalu memperhatikan sampai suatu momen di mana ia berniat untuk pergi ke area musala guna menunaikan salat sunah duha, seseorang malah memanggilnya. “Dara! Kamu Dara ‘kan, kok bisa di sini?” Begitu melihatnya Dara juga langsung terkejut. “Iya Rey, aku Dara.” “Ya Allah Ra dari tadi aku merhatiin kamu dari jauh, mau nyapa, tapi takut salah orang. Ra, tapi sebelumnya aku turut berduka cita ya, buat Mita. Aku tadi malam lihat beritanya kaget banget,” ucap Rey.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai duda pujaan dara
Baca
+Pustaka
Suddenly We Got Married (Series 4)

Suddenly We Got Married (Series 4)

ujar Puja. “Yakin untuk segera nikah juga?” tanya Giska menebak. “Hello, Puja … lo emangnya punya pasangan? Bukannya mau nyari duren kelas kakap?” Puja memasang muka jutek dengan semua perkataan Giska yang dari ke semua itu, hanya satu yang benar. Yaitu, duren kelas kakap.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai duda pujaan dara
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

tanya Raga sambil mengusap peluh di wajahnya. “Ba– Baru kok,” ucap Rara yang tanpa sadar meneguk ludahnya kasar. “Gue mandi dulu ya, Ra. Sorry Gue gak tau kalau Lo mau kesini,” ucap Raga yang merasa tak enak karena takut bau badannya atau penampilannya sehabis olahraga membuat Rara tak nyaman karena pandangan rara yang membuat Raga tak nyaman. Rara hanya diam saja tak menanggapi.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai duda pujaan dara
Baca
+Pustaka
New duda

New duda

"Eh, maaf ya Pak. Saya bukannya bermaksud mau ngatain Bapak, saya cuma mau kasih support aja. Karena beberapa teman saya mengalami hal ini, baru menjadi duda maksudnya." "Miris ya," ku lihat ekspresi Galuh sedikit meringis mendengarnya. "Ya gitulah, Pak. Jadi Bapak yang sabar ya, saya yakin suatu saat nanti Bapak akan bahagia dengan menemukan jodoh yang baru."
10.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai duda pujaan dara
Baca
+Pustaka
(BUKAN) Duda Biasa

(BUKAN) Duda Biasa

tuturnya seperti seorang bapak pada anaknya. Alma mengangguk lagi. Ia berjalan amat lunglai memasuki teras rumah. Ucapan Tiara tidak bisa ia percaya, tapi sangat mungkin terjadi jika Adam dan Arden memperebutkan Dara, mama Belle. Dara yang ia lihat di foto begitu cantik. Wajar jika ia diperebutkan. Apalagi suster Ruth menambah informasi yang mengatakan Dara juga pintar dan sangat berkompetensi sebagai dokter.
47.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai duda pujaan dara
Baca
+Pustaka
Mas Duda, Beri Aku Lebih!

Mas Duda, Beri Aku Lebih!

Arka Malik, cowok berusia 35 tahun dengan tubuh tegap berbalut kaos pudar yang masih penuh debu semen, menerima amplop itu. Wajah tampannya yang terkesan dingin khas anak jalanan mendadak melunak saat mengintip isinya. “Wah, Bu Marta. Ini kayaknya kebanyakan deh. Nggak salah hitung?” Bu Marta tersenyum hangat, membenarkan posisi kacamata minusnya. “Gajimu tetap sama, Arka. Itu bonus kecil dari saya buat beli susu formula khusus anakmu, Rania. Bukan buat kamu. Sana cepetan beberes, kamu ada sif malam lagi di warung burger, kan?”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai duda pujaan dara
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Mulai Berubah

Ketika Istri Mulai Berubah

Tapi tatapannya kosong sambil melihat ke depan. Dara dan suaminya pun mendekat dan bertanya ada apa. "Mbakyu ku, Mbak Puji datang," ucapnya dengan menangis. "Datang? Budhe sudah nggak ada, Bu. Tolong Ibu sadar," ucap Dara yang merasa terkejut juga takut. Seketika pun merasa merinding, ia takut ada jin lewat yang menyamar jadi budhenya. "Dia datang, Ibu kangen." Masih dengan menangis ibunya berkata seperti itu.
1.593.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai duda pujaan dara
Baca
+Pustaka
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

Fix duda! Naura diam, meski tubuhnya kaku takut membangunkan keduanya walaupun sebentar lagi tubuhnya akan terasa pegal-pegal tapi di sisi lain ada hikmahnya juga karena dia bisa mendapatkan sedikit informasi tentang pertanyaan yang selama ini tidak mungkin dia tanyakan langsung ke orangnya. Gengsi dong! Bisa gede kepala kalau Arjuna sampai tahu dia kepo sama statusnya yang duda atau masih perjaka?
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai duda pujaan dara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status