Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Daerah kumuh itu bahkan memiliki nama yang mengerikan, 'Neraka di Bumi'. Tingkat kekacauan di sini jauh melebihi tingkat kekacauan di Gurun Angin Kencang dan Gurun Gobi. Ada sebuah cerita di daerah kumuh Sand City yang berbunyi seperti ini: “Anda mungkin sedang duduk di sebuah kafe kelas menengah ke bawah di distrik kaya sambil minum cappuccino di pagi hari, tetapi Anda mungkin saja dimasukkan ke dalam karung goni dan diangkut ke daerah kumuh di siang hari. Pada saat Anda keluar dari karung goni di malam hari, Anda akan mendapati diri Anda telah dipindahkan ke Kota Mesin dan menjadi bagian dari 'pasukan' baterai hidup.”
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 36 Beses bilang dunia tempat capek
Read
+Library
Tak Lagi Punya Tempat Pulang

Tak Lagi Punya Tempat Pulang

"Aku belum mau istirahat, kerja sekarang saja!" Rita menatapku lama, lalu menghela napas. "Baiklah, nanti sore kita pergi ke perusahaan." Perusahaannya berada di pusat kota, tidak besar, tetapi fasilitasnya lengkap. Rita mendirikan perusahaan e-commerce internasional. Setelah mendirikan usaha selama dua tahun, dia sudah memiliki puluhan karyawan. Dia selalu mengajakku untuk bergabung, katanya aku adalah orang paling berbakat dalam bisnis.
4.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 142 Beses bilang dunia tempat capek
Read
+Library
Dunia Tak Berputar Pada Satu Orang Saja

Dunia Tak Berputar Pada Satu Orang Saja

Di kutub utara, aku sengaja membuat diriku sibuk. Bersama Ava, kami menikmati aurora, naik kapal riset mengejar paus dan anjing laut. Aku mengisi hariku dengan berbagai kegiatan agar tidak punya waktu luang untuk memikirkan masa lalu. Tentu saja, aku tidak pernah melakukan hal yang diminta Ethan untuk menambahkan kembali kontaknya. Namun, Ava yang selalu ada di sisiku, sesekali tetap menunjukkan padaku unggahan Twitter Ethan dan Sylvia. Aku tahu mereka sedang bersenang-senang di Swiss.
49.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang dunia tempat capek
Read
+Library
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

Ranny pun bisa puas menangis di bahu Ibu Susan. Kini ketika Ranny, Juan dan Cici di rumah, Ranny memperhatikan Ibu Resti sibuk sembari membaca status f******k dan Anre membaca buku. Ketika Ranny mendekati Anre, Anre melihat Ranny dan menanyakan, “Apa yang menyebabkan Ranny cepek dan apa yang Ranny lakukan untuk mengatasinya.” Ranny belum menjawab, Anre melanjutkan pembicaraannya, Sehingga Ranny duduk dan mendengar pembicaraan Ayah Anre. “Berikut ini fakta yang mengagumkan dan besar sekali artinya, yakni: Pekerjaan otak sendiri tidak menyebabkan capek. Kedengaran aneh dan tidak masuk akal. Lantas apa yang menyebabkan Ranny capek? ujar Anre, “Para psikiater menyatakan, capek terutama disebabka
108.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 189 Beses bilang dunia tempat capek
Read
+Library
Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

"Halah, cape apanya cuma dapat dua ratus ribu aja dibilang capek. Mending cari kerja tambahan! Diluar sana masi banyak pekerjaan mas, aku tuh capek sama ekonomi kita yang kekurangan gini," "Kalau diluar kerjaan banyak, ngapain kamu nggak kerja? Setidaknya, kamu bantuin aku kerja! Jangan ngarap aku aja. Udah, aku capek mau tidur," balasnya tak mau kalah. Begitulah dia, dibilangin yang baik, malah balik marah - marah. **** Ting. [Rin, kita mau nongkrong di restoran yang terkenal itu, yang lagi viral di sosmed. Kamu mau ikut nggak?] satu pesan dari Iis, teman satu grub sosialita.
1070.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang dunia tempat capek
Read
+Library
SUAMI YANG DIHINA KELUARGAKU

SUAMI YANG DIHINA KELUARGAKU

Murni menarik napas dalam-dalam sebelum menjawab. “Maaf, Bu. Saya nggak mau ngeluh… Tapi… saya capek.” Sella tertegun. “Capek? Maksudnya capek kerja di sini?”
104.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 92 Beses bilang dunia tempat capek
Read
+Library
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

kata Opa tenang sambil menepuk kursi di seberangnya. “Daripada kamu berdiri melulu kayak penagih utang.” Dewa menurut dengan wajah tegang. “Minum teh dulu.” “Terima kasih, Pa seh, Opa. Tapi saya masih bingung… mereka liburan ke mana?” Opa menyesap tehnya perlahan. “Bandung.” “Bandung??!!” “Iya, udara di sana dingin, cocok buat mendekatkan hati yang sempat renggang.”
101.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 50 Beses bilang dunia tempat capek
Read
+Library
Partner Pemanasan Sang Atlet

Partner Pemanasan Sang Atlet

Otaknya langsung bekerja cepat untuk mencari alasan yang masuk akal. “Ma, ini … cuma biang keringat kok,” jawab Zea berkelit sambil menarik selimut lebih tinggi. “Aku … aku lagi capek akhir-akhir ini, terus bra-nya agak ketat, jadi agak iritasi gitu.”
1017.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 627 Beses bilang dunia tempat capek
Read
+Library
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

ucap salah satu temanku. “Lagi capek aja, banyak kerjaan. Butuh refreshing sebentar.” “Serius, ke mana?” “Nggak tahu. Mungkin ke LN.” Aku melipat dua tangan. Otakku yang mumet butuh hiburan sebentar. “Destinasi di Indonesia banyak yang indah, loh, kenapa harus ke luar negeri segala?” Le minerale, emang aku butuh pendapat dia.
1018.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 494 Beses bilang dunia tempat capek
Read
+Library
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

"Lo itu kerja dari satu hotel satu ke hotel yang lain, dari guest house satu ke guest house lain, dari hostel saru ke hostel yang lain, dari daerah satu ke daerah lain, bahkan dari satu negara ke negara lain." "Kan supaya gak bosen, Kak. Kalo gue stuck di satu tempat, nanti gue beson, terus artikel yang gue tulis jadi jelek. Kan malah gawat," kelit Sasha. Ini adalah alasan yang paling sering ia pakai saat menanggapi pertanyaan macam itu.
4.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 165 Beses bilang dunia tempat capek
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status