Sentuh Aku Lagi, Sayang!
“Iya. Tapi malam ini, kita istirahat dulu.”
“Setuju.”
Mereka berpelukan erat, kaki saling bertaut, napas mulai teratur. Di luar, langit malam mulai menunjukkan tanda-tanda fajar, meskipun malam masih setia menemani untuk beberapa jam ke depan.
Sebelum tertidur, Dara berbisik, “Bi…”
Rendra menggumam, “Hm?”
“Makasih udah nggak pernah menyerah untuk memperjuangkan aku.”