Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

“Melihat makanan di sini, aku selalu ngiler.” Dion kini mulai bersuara. “Dasar mungil.” “Mungil?”tanya Dessy, tak mengerti. “Apa kaitannya antara makanan dengan mungil?” “Sinyo itu mu-ngil, “ Dion berujar. “Mudah ngiler.” *
105.6K viewsOngoingAdded to Library 220 Times as duyung-duyung
Read
+Library
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

Arjuna memutuskan sambungannya, Naura memandangi kejauhan dan melihat seorang ibu muda muncul dari arah jalan setapak tidak jauh dari jalan masuk taman mendorong dua stoller bayinya mendekat lalu duduk di sampingnya nampak lelah tapi wajahnya mensiratkan bahagia yang nyata. “Nah, kita duduk di sini dulu ya twins,” Ucapnya, mencium pipi bayinya bergantian dan tanpa sengaja menoleh ke arahnya dan tersenyum. Naura membalasnya dan tanpa bisa menahan dirinya, dia mendekat. “Kembar?” Wanita muda itu mengangguk, binar matanya membuat Naura terdiam iri. “Iya. Kembar.”
104.4K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as duyung-duyung
Read
+Library
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

Part 19 Nang! Ning! Nang! Dung! Nang! Ning! Nang! Dung! Suara itu terderngar di kejauhan. "Nduk, Mila." Dyah memanggil Mila yang sedang asik membaca buku. Hem.
1076.5K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as duyung-duyung
Read
+Library
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

"Tentu, Pak." Tak lama setelah bertanya seperti itu, pelayan di penginapan ini menyuguhkan dua gelas sarabba', minuman sejenis wedang jahe jika di luar Sulawesi. Hangat dan nikmat. Setelah menyeruputnya, rasa panik berangsur-angsur hilang.
1010.8K viewsOngoingAdded to Library 324 Times as duyung-duyung
Read
+Library
Pembalik Langit Dunia Persilatan

Pembalik Langit Dunia Persilatan

teriak duyung mengayunkan pedang. Immortal Lou menahan pedang besar menggunakan tombak berselimut petir "Jangan memaksaku untuk bertarung!" "Sombong sekali!" ucap Duyun memberikan tekanan. Immortal Lou mendorong mundur Duyung "jiwa suci!" "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" duyung terguling di atas lautan. "Baru kali ini aku melihat manusia memiliki kekuatan mengerikan!" gumam duyung.
1082.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as duyung-duyung
Read
+Library
MENYESAL MENDUAKANMU

MENYESAL MENDUAKANMU

Aldi? Dengan dada yang bergemuruh hebat, kutekan tombol panggilan. Tersambung. Cukup lama aku menunggu sampai pada akhirnya, terdengar jelas siapa suara di seberang sana. Membuat napas ini kembali memburu dengan satu tangan mengepal kuat. Kumatikan segera panggilan di ponsel Ayu dan menatap benci wajahnya yang sedang tertidur pulas.
9.8240.9K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as duyung-duyung
Show Reviews (32)
Read
+Library
Mini Adae Jangkang
Terlalu lembek dan tidak tegas jadi seorang lelaki, masa dari hal kecil selalu di atur oleh mama nya dan tidak ada keadilan dan ketegasan jadi suami untuk kedua istrinya, pantas lah penyesalan untuk mu Malik
Uli arta
Author bagus banget ceritanya.air mata ku trus mengalir,Thor pengen ada extra part smpai Kamal merid.klo bsa bikin cerita baru utk ayesa dan Faisal. ini novel y harus di baca ya guys,nyesel klo g baca.trimakasih author Airi Mitsukuni,telah berhasil membuat aku menangis.
Read All Reviews
Dijodohin

Dijodohin

Ya Allah, suami gue rajin bener. Gue tengok ke hape masih jam setengah empat. Gue duduk bersandar di kepala ranjang sambil main hape. Buka grup wa geng gue "Yang penting happy". Rame grup itu, gue baca atu-atu. "Sa, jangan lupa divideoin belah durennya." Itu pesan dari Maya sambil diringi emotikon ketawa dan air. "Iya, Sa, seberapa tuh gagahnya suami, lu." Kalau ini balasan dari Amel.
109.2K viewsOngoingAdded to Library 329 Times as duyung-duyung
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Setelah itu, botol dan kaleng makin banyak berdatangan silih berganti. Para wartawan pun berhamburan melarikan diri. Ibu Chika merangkul putrinya dengan mengenaskan, mereka berusaha menghindari serangan yang datang bertubi-tubi bagaikan hujan dan melarikan diri layaknya tikus got. Dari balik layar, aku menikmati tontonan lelucon ini dengan perasaan puas. Yoga meneleponku, suaranya terdengar sedikit lemah yang tidak biasa. "Ada lagi yang kamu butuhin dari aku? Masukin saja ke paket perceraian, aku nggak bakal narik biaya tambahan kok."
12.6K viewsCompletedAdded to Library 465 Times as duyung-duyung
Read
+Library
DUKUN 99

DUKUN 99

"Masa teman makan teman. Mantan makan mantan." Si Ibu kembali semangat mendengar ocehanku. "Nak Dukun, Ibu bertanya boleh gak?" "Monggo. Tanya apa?" "Anak saya kena teluh, 'kan? Saya tuh masih bingung, apa bedanya santet sama teluh. Trus ada lagi ilmu hitam yang namanya tenung dan guna-guna. Bedanya di mana?" Aku tersenyum. "Bedanya terletak pada media yang digunakan."
108.6K viewsCompletedAdded to Library 327 Times as duyung-duyung
Read
+Library
Jadi Kuyang

Jadi Kuyang

Bapak menutup panggilan, dan Ninik Geren menatapku penuh tanda tanya. "Kilau koweh?" Ia bertanya 'bagaimana' dalam bahasa daerah. Dukun beranak yang konon juga membatu persalinan Umak saat melahirkanku itu hanya menggunakan satu bahasa, aku yang sedikit kesulitan menggunakan bahasa daerah. Hanya beberapa kosakata saja yang kumengerti, jadi agak susah berkomunikasi dengan Ninik Geren. Mengandalkan Umak? Mana mungkin. Beliau wanita jawa tulen, juga pasti tak akan mengerti.
5.56.1K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as duyung-duyung
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status