Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sangkur Pora

Sangkur Pora

tanya Audi ke Mas Adry. "Mas pesen kepiting lada hitam sama jus alpukat, Dind." Lagi-lagi Mas Adry memanggil Audi demikian. Apakah nama panjangnya juga ada Dinda? "Kirain mas dah lupa makanan favoritku," ujarnya jemawa. Seakan hendak memamerkan bahwa Mas Adry berada di bawah kendalinya.
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang duyung-duyung
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Yang jadi daster di tubuh mungilku. "Ya Allah, Alia sayang." Suara lirih itu berulang kali terdengar, Bu Nunung bercucuran air mata, sesekali ia mengusap dada menatap pilu kepadaku. "Kamu sudah makan? Nak." Aku menggeleng lemah. Bu Nunung dengan sigap menuju dapur, beberapa detik kemudiam, ia datang membawakanku makanan. Dengan lahap dan tergesa aku memakannya.
1024.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 644 Beses bilang duyung-duyung
Read
+Library
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

“Lha itu pengamennya, Mbakyu.” “Bukankah itu suara kendang khas Ledek Konyil yang sudah lama absen?” Sarni Trilili teringat suara gamelan masa lalu. Suara tung-plak tung-plak itu identik dengan suara ledek atau penayub, yang beber menawarkan tarian dan suaranya. Tapi itu dulu, sekarang sudah tak ada. Dahulu rombongan pengamen seperti itu berasal dari daerah ‘we.’ Tung-plak tung-plak gong! Suara gamelan itu makin dekat.
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 31 Beses bilang duyung-duyung
Read
+Library
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

"Okay, aku tunggu kamu!" "Terima kasih wanitaku," ucap Dewangga. Dewangga benar-benar merasa sangat senang, ia akan bertemu sang pujaan hatinya hanya berdua saja. *** Sementara itu, Ayu merasa lemas karena harus memuntahkan isi perutnya sedari tadi. Ardian pun membantu untuk mengusap punggung Ayu, yang merasa kasihan melihat Ayu terus berjuang untuk kuat mengalami rasa nikmat kehamilannya.
1014.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 517 Beses bilang duyung-duyung
Read
+Library
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

‘degg’ Seketika jantung Jingga berdegup sangat kencang, wanita ini melihat tubuh atletis Frans yang dulu sangat sering menjadi sandaran dirinya melabuhkan lelah juga penat. ‘glegg’ Jingga kemudian menelan salivanya dengan kasar ketika menyadari di sekeliling ruangan ini ada sekitar tujuh pelayan wanita yang mengintip Frans yang tengah menjemurkan baju-baju cuciannya di sana. ‘tapp’ ‘tapp’ ‘tapp’
825.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 879 Beses bilang duyung-duyung
Read
+Library
AKU TUNGGU DUDAMU

AKU TUNGGU DUDAMU

"Aamiinn." "Eh, iya, gue baru inget, si teteh 120 juta gimana?" Alis Saka naik satu, "Gimana apanya?" "Alah, enggak usah pura-pura di depan gue. Tadi kalian pergi bareng, kan? Jalan ke mana, nih?" "Enggak gimana-gimana."
1013.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 526 Beses bilang duyung-duyung
Read
+Library
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

Luwes sekali dia bicara. Herannya, kenapa dia bisa ingat ya? Kalau usia kami dulu sama, seharusnya kamu sama-sama tak ingat. Nunik menarik tanganku untuk duduk di saung. Sudah ada teko berisi sirup dingin di situ. Juga ada kue yang dibungkus dengan daun pisang, semacam lepat. "Ini Yoga," kata Nunik mengenalkan Yoga. Saat aku mengulurkan tangan, Yoga menyambut tanganku tanpa menyebut namanya lagi.
105.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 149 Beses bilang duyung-duyung
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Bohong, ah!” “Ciyus, Cit!” Arya ikut tergelak karena geli sendiri dengan ucapannya barusan. “Makanya, ayo dicoba. Bentaran doang, yok! Tapi, aku nggak maksa, cuma ngajak. Jadi ayok, sekali aja.” “Cuma sekali, ya ... satu detik.” “Iya, satu detik!” angguk Arya berusaha menahan banyak gejolak di dalam dada, juga tubuhnya. “Gimana?” “Emm … oke, satu detik ….
9.839.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 949 Beses bilang duyung-duyung
Read
+Library
Bisu Karena Cinta

Bisu Karena Cinta

Elina tersentak dan melangkah mundur, di satu sisi ia terkejut dengan penampakan duyung yang pertama kali ia lihat, di sisi lain ia terkagum-kagum dengan penampilan duyung itu yang nampak begitu sempurna di matanya. Duyung itu kini tengah berusaha melepaskan diri dari jeratan jaring ikan di tubuhnya yang terlilit kuat. Elina yang melihat hal itu bergegas mencari gunting di dalam ayahnya. Dengan cekatan ia membantu duyung itu melepaskan diri dengan cara memotong jaring menggunakan gunting. "Terima kasih, uhm... manusia?", ucap duyung itu setelah berhasil terlepas dari jaring.
101.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 43 Beses bilang duyung-duyung
Read
+Library
Lika-liku Cinta Terlarang

Lika-liku Cinta Terlarang

“Aaahh, aanggghh, oukhh, Pak, aahhhh.” “Suka kamu? Aku gesek pelan begini?” “Pak, agak cepat!” Pinta Yuyun pada Darto. Darto menggenjot dengan gerakan super cepat. “Ouuuh, Yun, akh, oukhh, pepekmu nikmat sekali, oukhh, Yun!” Racau Darto. “Ah, ah, ah, ah, aku keluar Pak.”
1038.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang duyung-duyung
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status