Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Ambil Putraku, Pak CEO!

Jangan Ambil Putraku, Pak CEO!

Tapi, kenapa sekarang tiba-tiba seperti ini? Aku menunduk, memainkan ujung serbet di pangkuanku. "Pak, kalau Bapak hanya ingin membuat saya malu, saya lebih baik makan saja." Tristan tersenyum miring. "Kenapa harus malu?" Aku mengerjap. "Tentu saja malu! Itu pertanyaan pribadi!" Dia mengangkat bahu ringan. "Aku hanya ingin tahu bagaimana reaksimu. Dan ternyata, seperti yang kuduga."
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda

Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda

Setelah mengatakannya, dia langsung beredar dengan wajah tertekuk dalam, dan tanpa menunggu respon dariku lagi. Pada akhirnya aku hanya bisa tahan napas. Tapi wajahnya yang tertekuk itu, itu sudah lebih dari sekadar jawaban. "Hah wanita! Di mana-mana sudut dunia, sepertinya kalian ini kurang lebih sama saja. Bedanya, ada yang malu mengakui kegelisahan hatinya, tapi ada juga yang hanya malu-malu saja. Sedangkan sedikit dari mereka, mereka tidak peduli sama sekali dengan rasa malu itu asalkan hasratnya dapat tersalurkan!" gumamku mengakhiri lamunan.
9.365.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Dalam sekejap yang sangat singkat namun terasa seperti abadi, mata Wilion Jeff melebar hingga hampir keluar dari rongga. Wajahnya berubah warna dengan sangat cepat dan dramatis—merah padam karena malu, putih pucat karena shock, hijau karena mual, dan ungu gelap karena amarah—seperti monitor komputer dengan kartu grafis yang rusak parah. Rasa malu yang luar biasa mendalam menghantamnya seperti tsunami yang menghancurkan. Jika ada balok tahu besar di depannya sekarang, dia pasti akan menghantamkan kepalanya tanpa ragu-ragu sedetikpun.
9.674.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Suami Dingin

Sentuhan Panas Suami Dingin

Kanza pada akhirnya hanya bisa cengengesan, mundur secara teratur lalu mendadak lari– kabur dari sana karena sangat malu. 'Malu-maluin banget sih, Nyet! Aaaa … aku malu banget pokoknya!! Mana dia nggak ketawa sama sekali lagi. Mi--minimal dia senyum kek, biar malunya tuh nggak nembus dimensi lain. Malunya ya ampun!! Udah konyol begitu, wajahnya masih kek-- argk! Kek tembok! Nggak ada senyum-senyumnya. Sumpah, aku malu banget! Pengen kukaringi wajah begoku ini,' batin Kanza, buru-buru kabur dari sana.
9.71.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37.3K kali sebagai ekspresi wajah malu
Tampilkan Ulasan (99)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yg menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Betewe reiga dingin tapi nggak terima zeia udah punya pacar yaa...... seruuu banget kak cacaa🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Hubungan yang Tidak Jelas

Hubungan yang Tidak Jelas

Saat ini ekspresinya rumit, kemarahan dan keterkejutan sudah hilang, selain rasa malu, sepertinya semakin bergairah …. Satu tangannya menutupi dadanya, sedikit terengah-engah, kedua kakinya tidak tahan, menyatu dan saling bergesekan.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Atau Pak Ceo

Mantan Suami Atau Pak Ceo

Sorotan matanya begitu softboy namun lain dengan wajahnya yang begitu datar tanpa ekspresi. Refleks Leira menunduk, kembali membaca proposal itu. Leira tidak bisa mengatasi paniknya, dan tidak bisa berbohong jika telinganya begitu merah. Itu reaksi ketika Leira gugup, marah dan malu.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Aku Milikmu, Tuan Arsya!

Aku Milikmu, Tuan Arsya!

“Kayak disobek pakai pisau, aah! Mana perih banget lagi pas buang air kecil.” Tangannya mengepal pelan di atas paha. Bahkan hanya bergerak sedikit saja membuat tubuhnya kembali terasa nyeri. “Dan rasanya masih … masih ada,” gumamnya malu sendiri. “Aku harus pasang ekspresi apa nanti kalau keluar? Senyum? Datar? Atau pura-pura biasa aja?” Sisil mengusap wajahnya berkali-kali, berusaha menepis rasa malu yang sejak tadi memenuhi kepalanya. Pipi wanita itu kembali memanas saat mengingat apa yang baru saja terjadi beberapa waktu lalu.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Sepiring Tumis Pepaya Muda

Sepiring Tumis Pepaya Muda

Aku menelan ludah, rasa malu yang mendera membuatku tak berani mengangkat wajahku, kupejamkan mata sejenak sambil menggigit bibirku. Kulirik ia tersenyum lalu terkekeh geli, membuatku semakin canggung dan malu, rasanya ingin kusimpan saja wajahku ini ke dalam kulkas, biar membeku. "Ah, aku malu," batinku sambil menutup wajah dengan tangan. Melihat sikapku barusan, Mas Rangga pun akhirnya menghentikan tawanya, bisa kurasakan tatapan matanya kini menatapku dan menyingkirkan kedua tanganku yang menutupi wajah.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
8 Tahun Mencintainya

8 Tahun Mencintainya

Ekspresi wajahnya mendeskripsikan bahwa ia sedih melihat Daver terluka sebanyak dan sesakit itu. Namun, wajah Daver malah menjadi datar. Ia bahkan tiba-tiba mengembuskan napas kasar hingga Anara dapat mendengarnya. Seperti ada terselip maksud dalam sinar matanya saat menatap Anara. "Kenapa?" Anara langsung bertanya. "Malu." Anara mengerutkan kening. "Hah? Apa?" "Aku malu." "Malu kenapa? Tetep ganteng kok kamu walaupun biru-biru gitu mukanya."
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Kakak Ipar

Terjerat Pesona Kakak Ipar

Seluruh kulitnya menjadi berwarna merah jambu karena rasa malu yang luar biasa. Melihat ekspresi Kak Lina yang tersiksa sekaligus malu, sedikit rasa kecewa di hatiku tergantikan oleh suatu perasaan yang aneh. "Kak, gimana caraku membantumu? Aku kan nggak bisa lihat." Dengan wajah yang merona merah, Kak Liana memberi isyarat agar aku mendekat dan melakukannya.
28.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status