Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Early Marriage

Early Marriage

Kebebasan Nadia terrenggut karena dipaksa menikah di usia muda. dia yang hidup bebas dan selalu pulang malam terpaksa menerima perjodohan itu. Hidup dengan lelaki datar yang miskin ekspresi membuatnya tersiksa. Apalagi setelah sang suami membawa pulang wanita dewasa yang terlihat anggun dan cantik dengan hijab lebarnya, membuat api cemburu di hati Nadia berkobar. Mampukah Nadia menjalani pernikahannya? Siapa wanita yang selalu dibandingkan dengannya oleh sang suami itu?
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Dikhianati Suami, Dicintai Duda CEO

Dikhianati Suami, Dicintai Duda CEO

"Apalagi yang mau kalian bicarakan? Bukankah, aku sudah katakan urusan kita sudah selesai. Hubungi saja pengacaraku, apa kalian tidak mengerti dengan kata-kataku?" sahut Rika dengan tatapan mengintimidasi. "Lalu, soal rumah ini bagaimana, Rika?" tanya Andri tak tahu malu. Mata Rika membuka lebar, mengernyitkan keningnya. "Memangnya, ada apa dengan rumah ini? Apalagi yang kamu inginkan dariku, Mas? Jangan bilang, kamu menginginkan rumah ini juga?”tanya Rika menajamkan tatapannya. "Rika, kita nggak perlu bercerai. Mas, akan berlaku adil, padamu dan pada Riana. Kita bisa tinggal di rumah ini bersama-sama, membangun keluarga kita. Mas tahu, kamu juga masih mencintaiku, percayalah kita bisa
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Melahirkan Anak Tuan Tampan

Melahirkan Anak Tuan Tampan

"Jimmy, apa kau bersedia tidur denganku?" tanya Charisa dengan tatapan mata yang menggoda. Pengaruh alkohol mengendalikan pikirannya dan mulai menggila. "Nona, apa yang kau pikirkan?" tanya Jimmy gelagapan menatap wanita yang baru ia temui di bandara tadi siang begitu agresif padanya. "Kau tidak mau, kalau begitu aku akan cari pria lain saja!" Charisa mengedarkan pandangannya mencari pria lain di klub malam itu. "Jangan Nona!" jawabnya sambil menarik pinggang wanita cantik itu dan menahan wajah Charisa ke arahnya agar ia berhenti mencari pria lain di sini. Charisa patah hati ketika kembali ke Jakarta setelah dua belas tahun dan mendapati cinta pertamanya Genta sudah menikah dan memiliki
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Let's Play With Me

Let's Play With Me

Sugar Sweetnes
Pukul 12 Ting!!! "Apa kalian lupa? Hari ini adalah peluncuran perdana pejudian baru Zero O'clock. Let's Play With Me." Cora bangkit dari duduknya lalu ikut melangkah masuk ke lift. Ekspresi datarnya sangat susah dibaca. "Kau lihat? Orang yang selama ini lemah, sudah bangkit. Tugasku selesai," sahut Axel sambil bertepuk tangan. Dia kemudian melangkah mendekati ayahnya. "Lihat ayah, aku sudah menguatkan mental adik tersayangku."
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Pembalasan si Anak Terbuang

Pembalasan si Anak Terbuang

"Jadi tante yang sudah bunuh ayahku? Kalung liontin ini milik tante, kan?" teriak Ryu dengan murka. Rahangnya mengeras dengan netra merah berkilat. "Bu-bukan seperti itu, Nak. Biar tante jelaskan." Wanita bangsawan yang cantik itu ketakutan melihat wajah Ryu yang berubah drastis. Dia mundur ke belakang dengan gemetar. Ryu mendekat padanya, dengan wajah bengis. "Jelaskan tentang kalung ini," desisnya lirih tepat di wajah sang wanita.
10297.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.4K kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Jangan Anggap Aku Gadis Pelacur!

Jangan Anggap Aku Gadis Pelacur!

Alana, gadis SMA yang malang. Terlahir tidak melihat sosok Ayah, sedangkan harus menanggung malu dengan perkejaan ibunya yang sebagai mucikari. Hal ini, Alana tutup serapat mungkin, agar teman-teman sekolahnya tak mengetahui latar belakang keluarganya.
10907 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

CucokStory
"Kamu tak berpikir jika aku akan membantumu secara percuma bukan?" Seketika raut wajah Arinda terlihat menegang, dia kembali mendongak menatap wajah Zayn. Arinda menelan ludah, seketika harapan yang sempat tergambar jelas di wajahnya hilang berganti dengan raut wajah pucat pasi. Apa? Apa yang Zayn inginkan sebenarnya? Sedangkan itu, Zayn tersenyum dalam hati melihat itu. Ah, ini sepertinya akan menyenangkan. Bahkan dia belum mengatakannya dan gadis itu sudah terlihat ketakutan. "Apa? Apa yang kamu inginkan dariku? Aku bahkan sudah tidak memiliki apa-apa lagi?" tanya Arinda serak, terdengar malang. Zayn mengangguk-angguk percaya. Dia kemudian menatap dalam bola mata Arinda yang basah.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Upacara Kedewasaan Berdarah

Upacara Kedewasaan Berdarah

Di desa kami tidak ada laki-laki dewasa. Setiap gadis yang mencapai usia 18 tahun harus melakukan upacara kedewasaan bersama-sama di kuil leluhur. Gadis-gadis muda berpakaian indah berbaris untuk memasuki kuil. Saat mereka keluar, mereka semua menunjukkan ekspresi kesakitan sekaligus senang. Kakakku berusia 18 tahun, tapi Nenek tidak mengizinkan dia mengikuti upacara ini. Dia menyelinap ke kuil leluhur di malam hari dan berjalan dengan langkah tertatih-tatih saat keluar. Darah segar menetes di antara kedua kakinya.
15.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Ditolak Keluarga Polisi, Dinikahi Putra Gubernur

Ditolak Keluarga Polisi, Dinikahi Putra Gubernur

Celine harus menelan pil pahit rasanya ditolak oleh keluarga polisi. Biduan itu bahkan harus menahan malu karena terpaksa harus menjadi penghubur di acara resepsi kekasihnya. Namun, seorang diosen yang merupkan putra gubernur, menyelamatkan harga dirinya.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 577 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Permintaan Spesial Seorang Aktris Wanita

Permintaan Spesial Seorang Aktris Wanita

Aku memegang ujung rok, dengan wajah yang merah baring di kasur pasien. "Aku, aku tadi saat lagi syuting tidak sengaja, duduk diatas alat......jadi tersangkut......" Wajah dokter yang muda terlihat senyum sinis dan tidak bersuara...... Barang yang dikeluarkan masih bergetar di atas piringan. Aku terpesona sama wajah yang tampan di bawah cahaya putih. Menarik tangannya dan meletakkan di bagian tulang selangka, miringkan kepala melihatnya dengan sangat kasihan, "Dokter Jefri, aku masih tidak nyaman, bisa bantu aku periksa lagi?"
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai ekspresi wajah malu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status