Pesona Sang Penguasa
"Tidak ada yang merebut siapa-siapa, Fritz. Ibumu meninggal saat Astrid masih sangat kecil. Justru kalau ada yang perlu disalahkan itu adalah Dad. Dia adalah lelaki pedofil yang mengincar ibuku, bahkan sebelum ibuku menginjak usia remaja. Hebatnya, Dad tidak pernah ketahuan."
"Omong kosong," hardik Fritz disertai dengan dengusan pelan. "Ibumu yang lebih dulu mengincar dan menggoda Dad, karena dia orang kaya dan Elizabeth hanya anak muda miskin."
"Yang benar saja." Alaric tertawa pelan. "Bagaimana seorang bocah yang bahkan belum menstruasi, bisa menggoda lelaki dewasa?"
"Mungkin dengan membuka kakinya lebar-lebar," balas Fritz dengan senyum miringnya. "Seperti yang dilakukan istrimu."