Malam Penuh Gelora Bersama Bosku
Annie diam-diam mendorong Livy maju, lalu berucap sambil tersenyum, "Pak Wijaya, ini kelalaianku. Hanya saja, hari ini aku sedang nggak enak badan dan baru minum obat. Sekarang aku benar-benar nggak bisa minum alkohol. Gimana kalau bawahanku saja yang gantikan?"
Livy yang tiba-tiba disuruh maju tidak sempat untuk menghindar.
Mata Wijaya sontak berbinar gembira saat melihat Livy. Dia bertanya dengan penuh semangat, "Siapa ini? Bu Annie, kenapa aku belum pernah melihat dia di Grup Sandiaga sebelumnya?"
"Pak Wijaya, dia Livy, karyawan departemen sekretariat. Dia lebih sering menangani dokumen dan jarang kuajak menemui klien," sahut Annie.