Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Buddy with Benefits

Buddy with Benefits

Pandangan Larry tertuju pada sepasang payudara yang ranum dengan puncak yang masih rata. Tangan Larry langsung meremas kedua buah dada Camelia. Ia tampak puas melihat kedua aset Camelia yang sangat pas di kedua tangannya. Puas meremas payudara Camelia, Larry melanjutkan aksinya menggunakan mulut. Larry seperti menyusu Camelia secara bergantian. Ketika satu buah dada Camelia dimanjakan dengan mulut, satu bagian lainnya Larry mainkan puncaknya dengan telunjuk dan ibu jari.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai emut payudara
Baca
+Pustaka
PERJAKA NEXT LEVEL

PERJAKA NEXT LEVEL

Hanya suara ciuman—basah, lengket, terengah-engah, terlalu lama, seperti mereka lupa dunia di luar ruangan itu. Mila bersandar di meja, kayunya bergeser pelan di bawah beban tubuhnya. Kemeja putihnya terbuka tiga kancing, memperlihatkan bra hitam berenda yang menyangga payudara penuh—meluber lembut ke sisi, bergoyang pelan setiap kali napasnya naik turun. Tubuh montok berlemak, seperti adonan yang baru diuleni. Pinggangnya bergumpal, perutnya bergelombang. “Ah, Sayang… aku… aku ngga tahan.” Mila mendesah.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai emut payudara
Baca
+Pustaka
Masih Gadis Menyusui

Masih Gadis Menyusui

Aku pun tersenyum lega. Namun, ada hal yang membuatku mengerutkan kening. Fatma buru-buru merapikan pakaian bagian depannya. Mataku sampai memicing. Apa yang sudah dilakukannya? Menyusui bungsu? Tak mungkin! Dia masih gadis bagaimana bisa menyusui? Kutepis pikiran aneh itu dan mulai fokus lagi pada tugasku. "Setelah ini makan yang banyak, Bulek udah bikin urap kesukaan kamu campur daun pepaya, supaya ASI kamu melimpah."
1029.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 916 kali sebagai emut payudara
Baca
+Pustaka
Pengantin Pilihan Raja

Pengantin Pilihan Raja

"Ya, biasanya berbahan mentah. Jamur, kerang, bunga, bahkan lumut dan ranting yang anehnya adalah bahan obat-obatan yang sempurna." Penjelasan sang pria paru baya berkumis itu, membuat Almosa yakin. Kalau Emabell telah melanggar hukum Territory yang berlaku, tetapi pertanyaannya—bagaimana bisa ia melakukannya serapi itu? Bahkan dari pihak penghuni pinus tak ada laporan apapun. Jadi, siapakah Emabell? "Jadi saya...."
9.214.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai emut payudara
Baca
+Pustaka
Setelah Sepuluh Tahun

Setelah Sepuluh Tahun

Eliot memelototi barang di tangan istrinya yang baru kali ini ia lihat. “Ini namanya ... Lactation Massanger Roller gunanya untuk memijat PD ibu menyusui. Jadi kadang ada yang namanya Masitis. Ok mari kita edukasi dada ibu menyusui, enggak apa-apa Pilar boleh dengar dan tahu.” Gayatri meletakan barang seperti labu kecil berwarna ungu gelap dengan dua tombol kecil-kecil dan bagian salah satu ujungnya bintik-bintik timbul ke atas karpet matras tebal.
1032.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 742 kali sebagai emut payudara
Baca
+Pustaka
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

"Maldives kan babe." "Boleh." Emery berbalik, ia mengangkang duduk menghadap suaminya. Sekarang sepasang payudara bulat menggemaskan termpampang nyata di depannya. Buah dada Emery seperti buah pepaya, wajah tak terlalu panjang. Bulat sempurna, dengan ujung puting kecil. Jika mengingat punya Irish, maka puting Irish lebih besar walau lebih besar buah dada Emery. Tapi entah kenapa, Galen tak merasa puas dengan payudara itu. Galeng menggeleng, bagaimana mungkin istrinya seksi di depannya memeluk dirinya, ia malah membayangkan payudara orang, kekasih orang lain pula. 🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai emut payudara
Baca
+Pustaka
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Kedua kakinya merapat dan terasa lembab dibawah sana. Asi wanita itu keluar cukup banyak dari payudaranya dan Angga mengerang senang ketika dia mencicipinya. Rasanya begitu memabukan, memacu dirinya untuk menghisap lebih keras, dan mengeluarkan lebih banyak esensi tersebut. Tangannya yang bebas meremas payudaranya yang lain, menggulung dan menjepit puncaknya yang kaku untuk kemudian mengeluarkan semburan berwarna putih dari sana.
1052.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai emut payudara
Baca
+Pustaka
OTW Janda!

OTW Janda!

jawab Emma sambil memegang panggul sebelah kanannya sendiri untuk memberikan pemahaman kepada Landon. “Memangnya adik bayi muat di dalam perut?” “Tentu saja muat. Dulu sebelum kau sebesar dan setembam ini, kau juga membuat perut ibumu membesar.” Emma merapatkan kedua tangannya di depan dada sebagai alat peraga, lantas berlanjut, “Kau meringkuk seperti ini, supaya muat di dalam rahim ibumu. Dengan begitu, perut ibumu jadi besar sekali sebelum akhirnya kau sudah siap untuk keluar dan dilahirkan.”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai emut payudara
Baca
+Pustaka
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

Visual Madun memang kokoh, otot perutnya yang kotak-kotak berdenyut seiring napasnya yang memburu, membuat gundukan di balik sarungnya tetap nampak menonjol gagah perkasa. Sari melongo, matanya yang indah melotot jenaka. Visual Sari saat itu benar-benar bikin panas dingin; ia hanya berdiri polos dengan kulit kuning langsat yang bersih tanpa noda. Payudaranya yang besar dan kencang membusung indah dengan puting yang masih menegang. Paha mulusnya yang padat dan berisi tampak sangat bening, sedikit bergetar sisa gairah tadi. "Lho, Mas Madun ini gimana? Mas kan badannya segede pintu gudang, masa Mbak yang kecil begini disuruh gendong? Bisa remuk tulang Mbak, Mas!"
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai emut payudara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status