Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kedua Sang Jenderal

Istri Kedua Sang Jenderal

Anna merasa ditelanjangi habis di bawah tatapan intens pria itu, padahal celananya masih terpasang. “Payudaramu terlihat semakin besar.” Kaiden mengatakan itu sambil menangkup kedua payudara Anna. Ibu jarinya mengusap lembut putingnya yang sensitif. “Apa karena aku terlalu sering meremasnya, Sayang?” tanyanya dengan suara dalam yang sensual, kemudian mempraktekkan ucapannya dengan meremas kedua payudara Anna secara bersamaan.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai meremas payudara wanita
Baca
+Pustaka
Pusaka Idaman Gadis Desa

Pusaka Idaman Gadis Desa

Tanpa memberikan aba-aba sama sekali, Arum menuntun tangan Tresna untuk mulai meremas payudaranya yang besar dan sangat empuk di balik kain satin merah marun itu. Tresna terperanjat, namun tangannya seolah memiliki kemauannya sendiri saat merasakan tekstur kenyal yang sangat luar biasa indah di bawah jari-jemarinya. Ia bisa merasakan puting payudara Arum sudah mengeras sempurna, menonjol di balik kain tipis yang kini menjadi satu-satunya penghalang sentuhan mereka.
1048.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai meremas payudara wanita
Baca
+Pustaka
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Kedua kakinya merapat dan terasa lembab dibawah sana. Asi wanita itu keluar cukup banyak dari payudaranya dan Angga mengerang senang ketika dia mencicipinya. Rasanya begitu memabukan, memacu dirinya untuk menghisap lebih keras, dan mengeluarkan lebih banyak esensi tersebut. Tangannya yang bebas meremas payudaranya yang lain, menggulung dan menjepit puncaknya yang kaku untuk kemudian mengeluarkan semburan berwarna putih dari sana.
1053.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai meremas payudara wanita
Baca
+Pustaka
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

"Maldives kan babe." "Boleh." Emery berbalik, ia mengangkang duduk menghadap suaminya. Sekarang sepasang payudara bulat menggemaskan termpampang nyata di depannya. Buah dada Emery seperti buah pepaya, wajah tak terlalu panjang. Bulat sempurna, dengan ujung puting kecil. Jika mengingat punya Irish, maka puting Irish lebih besar walau lebih besar buah dada Emery. Tapi entah kenapa, Galen tak merasa puas dengan payudara itu. Galeng menggeleng, bagaimana mungkin istrinya seksi di depannya memeluk dirinya, ia malah membayangkan payudara orang, kekasih orang lain pula. 🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai meremas payudara wanita
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

Tangan kananku pun mulai meremas lembut payudara itu. “ehhhmmm…mhhmhh…mmhhhhh” Retno kaget dan mendesah sambil tetap berpagutan dengan bibirku. Sekitar 2 menit meremas-remas dada kirinya, tangan kananku mencoba mencari kancing kemejanya. Dan ku buka satu demi satu hingga meninggalkan beberapa kancing bagian bawah yang tetap terpasang. Tangan kananku lebih aktif lagi masuk ke dalam kemejanya, benar saja, gundukan itu sangat lembut, ketika kulit tanganku bersentuhan dengan kulit payudaranya yang halus sekali. Tanganku menyusup diantar bra dan payudaranya, meremas lembut dan sesekali memilin putingnya yang kecil dan nampak sudah mengeras.
1021.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 639 kali sebagai meremas payudara wanita
Baca
+Pustaka
Hangatnya Dekapan Om Budi

Hangatnya Dekapan Om Budi

Di depannya. Kedua payudara Aya terbuka. Ukurannya sedikit lebih kecil dari milik Diana, istrinya. Tidak besar tidak terlalu kecil. Putingnya berwarna merah muda dan sedikit mengeras, sementara kulit di sekitarnya tampak halus dan bersih. Mata Andri tak bisa berpaling dari bukit kembar itu, kejantanannya di balik celana mulai mengeras, sementara detak jantungnya terus bertambah cepat. Akhirnya.
9.817.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 477 kali sebagai meremas payudara wanita
Baca
+Pustaka
Gelang Emas Untuk Emak

Gelang Emas Untuk Emak

Gelang Emas Untuk Emak Part 20 Selang beberapa saat, pesanan sudah siap. Banyak hal yang anak itu ceritakan. Farhan hanya menatapnya tanpa ingin bertanya. Pertanyaan Emak sudah mewakili isi kepalanya. Tak lupa Emak selipkan selembar uang berwarna merah ke dalam genggamannya. Disambut dengan uraian air mata penuh syukur. Anak itu berlalu dengan hati riang, sebentar lagi ibunya bisa makan dan segera minum obat agar cepat sembuh.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai meremas payudara wanita
Baca
+Pustaka
Perempuan Yang Kalian Remehkan

Perempuan Yang Kalian Remehkan

Bu Winda memiringkan kepala, tersenyum miring, lalu berbisik dengan nada mengejek. “Menantumu, Freya.” Seketika, sendok yang dipegang Ny. Ratna berhenti di udara. “Apa?” “Ya ampun, kamu belum tahu?” Winda pura-pura kaget. “Dia siaran langsung! Jualan baju-baju murah, sepertinya dari supplier garmen lokal. Rambutnya diikat, bajunya sederhana banget, dan dia manggil penonton ‘bestie’ segala. Aku sampai gak percaya itu istri anakmu yang ganteng dan punya perusahaan besar itu.”
834 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai meremas payudara wanita
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

Tanpa merespons apa pun, perempuan itu melangkah ke luar setelah meletakkan tiga lembar uang merah. Notifikasi W* mengusik perhatian. Ketika aku cek, rupanya dari perempuan tadi. Marsha : Pakai uang itu ke salon, aku kasihan melihat kulitmu yang tidak terawat. Jika ingin bersaing, maka harusnya rawat diri. Mata suami itu mau dimanjakan dengan yang bening. Seperti aku misalnya. Bersambung
1037.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai meremas payudara wanita
Baca
+Pustaka
Wanita Pemuas Untuk Presdir

Wanita Pemuas Untuk Presdir

Senyuman mengejek tergambar jelas di wajah sombongnya. "Kamu wanita pemuas di ranjang kan? oleh karenanya aku bertanya berapa lama Raymond menggunakan jasamu?" Perkataan pemuas serta jasa di ranjang membuat perasaan Rara terluka, meskipun memang awalnya seperti itu adanya. "Selamanya Nyonya." Raut wajah wanita paruh baya itu berubah, wajahnya merah terlihat jika dia marah dengan jawaban Rara.
1079.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai meremas payudara wanita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status