Batal Akad
"Allahumma baariklanaa fiima rozaqtana w* qinaa a'dzaa bannaar."
Parni mengikuti ucapan doa mau makan sang suami. Lalu kembali membuka mulutnya dengan lebar. Satu sendok meluncur ke mulut istrinya, sendokan kedua maka akan masuk ke dalam mulutnya, bergantian. Sambil mengunyah sebentar makananya, Parni sambil melirik Ali. Ya Allah, kenapa baru sadar, suamiku tampan sekali. Mana ada jambangnya, ck ... Gemas.
"Coba ada mama atau ibu ya di sini, pasti kita titipkan dulu sebentar," ujar Ali sudah kembali mengecupi pundak polos istrinya.
Hot Chapters