DIPTA
gumamnya pelan.
Hari rekrutmen di Rajendra Engineering berjalan seperti biasa. Pelamar datang silih berganti dan satu nama dari daftar HR hari itu membuat beberapa staf sempat saling melirik, Rania Pradana. Rania duduk di ruang tunggu dengan tenang, penampilannya rapi. Terlalu rapi untuk seseorang yang “sekadar melamar kerja”, tangannya sesekali memperbaiki lipatan rok, lalu mengecek ponsel. Ia tidak sedang gugup, justru karena ingin memastikan sesuatu.
Di layar ponselnya, masih terbuka artikel kecil yang ia cari semalam, “Dipta Niskala Mahesa akuisisi Rajendra Engineering”
Bab Populer