Sentuhan Panas Ayah Sahabatku
"Sat, kamu kan udah melamar, kondisi saat ini juga udah semakin jelas. Mau nunggu apa lagi?"
Andini langsung menoleh ke arah Satria.
Satria tampak berpikir. "Saya kira kita akan buat semuanya sederhana seperti lamaran sebelumnya."
"Sederhana gimana, maksud kamu?!" tanya Rania cepat.
"Akad, keluarga inti, dan selesai." jawab Satria tanpa rasa bersalah.
"HAH?!" Rania langsung protes. "Nggak bisa gitu dong! Kamu gimana sih?!"