Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bakti Seorang Menantu

Bakti Seorang Menantu

sahutnya dengan roman bahagia. "Hah! Serius? Kapan melamar? Ibu dan Bapak sudah tau?" Aku memberondong pertanyaan pada Ria. "Aku lupa kapan tapi ada sebuah sih, aku nitip surat lamaran sama Indah, eh alhamdulillah rejeki juga ternyata. Dipanggil untuk interview," jelasnya.
9.626.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 981 kali sebagai engagement adalah lamaran
Baca
+Pustaka
Red in Us

Red in Us

“Kenapa harus normal? Us? Really?” “Ya, hanya untuk jadi cerita. Kan nggak lucu kalau ntar anak gue tanya, ‘Papa dulu waktu pertama kali melamar perempuan gimana?’masa gue jawab kalau gue nggak pernah ngelamar?” “Kan udah di rumah kemarin, sama Ibu,” sanggah Katha. “Beda Katha! Itu lamaran resmi. Boring. Tidak ada kesan romantic di sana.”
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 715 kali sebagai engagement adalah lamaran
Baca
+Pustaka
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Aku masih muak dengan pernikahan. Aku menggelengkan kepala. Menghempas semua yang mengganggu pikiranku. Tangan dan mataku kembali fokus ke lowongan kerja. Sebenarnya, selama dua bulan ini, aku juga tidak diam saja. Aku terus memasukkan lowongan di beberapa perusahaan. Namun belum juga ada panggilan. Mungkin karena ijazahku hanya SMA. Dengan telaten mataku menekuri semua tulisan yang berbau job di internet. Hingga kemudian, kutemukan satu tulisan yang menarik minatku.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai engagement adalah lamaran
Baca
+Pustaka
Madu dari Mertua dan Ipar

Madu dari Mertua dan Ipar

Bukan jawaban yang dia berikan, dia malah menyuguhiku dengan raut wajahnya yang masam ditambah dengan ujung bibir yang menyungging. "Semoga suatu hari nanti bibirnya benar-benar menyungging permanen Yaa Allah" doaku dalam hati. 🌟🌟🌟 Di dalam kamar aku sibuk menyiapkan semua berkas lamaran lalu mengirimnya lewat email. Ada sekitar dua puluh lamaran kerja yang ku kirim lewat email. Mereka pikir aku tidak punya banyak cara untuk tetap menjalankan keinginanku. Mereka salah, salah orang lebih tepatnya.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai engagement adalah lamaran
Baca
+Pustaka
Obsesi Tuan Hagen

Obsesi Tuan Hagen

Pena di tangan Camellia melingkari setiap daftar tempat yang sedang mencari karyawan. Sebagian dia coret dengan tambahan catatan kapan akan memasukkan lamaran di sana. Beberapa waktu lalu, dia bahkan melamar secara online ke beberapa perusahaan yang hanya membutuhkan ijazah SMA, tapi semuanya memberikan jawaban serupa. ‘Maaf kan kami, Miss Duncan, tetapi anda tidak sesuai kualifikasi yang kami cari.’
9.994.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai engagement adalah lamaran
Baca
+Pustaka
My Blissful Marriage

My Blissful Marriage

"Sudah ku bilang, lebih cepat lebih baik bukan?" 'Lebih baik untuk siapa?' "Tapi bukankah kamu terlalu terburu-buru? Ini kan bukan shotgun marriage." "Aku bisa bikin jadi kenyataan kalau kau-" "Stop. Bukan itu maksudku!" Terdengar kekehan dari ujung telepon. "Tenang saja Selene, ini cuma acara pertunangan yang hanya dihadiri keluarga dan media hanya sebagai pengumuman kalau Romano Engineering Group dan Cromwell Corp. akan segera bekerja sama."
755 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai engagement adalah lamaran
Baca
+Pustaka
99 Kali Lamaran Berakhir Jadi Prank

99 Kali Lamaran Berakhir Jadi Prank

Melihat pasangan pengantin di atas panggung saling mengucap janji, dia tiba-tiba teringat semua lamaran yang pernah dia lakukan pada Reiny. Dia merasa Reiny benar-benar bodoh. Padahal setiap lamaran itu hanyalah isengan untuk mempermainkannya. Namun setiap kali … dia tetap menerima lamaran tanpa ragu. Memikirkan semua itu, Jeksen tiba-tiba merindukan kebaikan Reiny. “Jeksen … perutku sakit lagi. Kamu bisa temani aku ke rumah sakit?”
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai engagement adalah lamaran
Baca
+Pustaka
Ditolak Bekerja, Dilamar CEO Tampan

Ditolak Bekerja, Dilamar CEO Tampan

Bukan lagi sebagai pelamar kerja yang diabaikan, melainkan sebagai tamu dari seseorang yang memiliki kuasa. Tangannya menggenggam tali tas dengan erat, seolah benda itu satu-satunya yang bisa ia andalkan saat ini. Langkahnya perlahan menapaki anak tangga menuju pintu masuk. Jantungnya berdetak cepat, tapi kali ini bukan karena takut ditolak, melainkan karena ia tidak tahu apa yang akan terjadi.
10691 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai engagement adalah lamaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status