Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ellipsis

Ellipsis

"Meteor yang berhamburan itu. Para astronom menamainya Geminid shower. Hanya terjadi sesekali di bulan Desember. Kita beruntung bisa menyaksikannya. Langit baru saja memberikan ucapan selamat datang kepada kita. Dan sekarang... mungkin adalah saatnya bagi kita untuk menyambut kedatangan para malaikat kecil kita." Perlahan Zenith meletakkan teleskopnya. Ia memalingkan wajahnya, menatap Albern yang tersenyum mesra di sisinya. Tidak ada lagi percakapan di antara mereka. Suasana mulai lengang. Perlahan, angin malam berhembus kian kencang. Tiupannya menyibak kain-kain penutup kehormatan. Bisikannya menyapa lembut dedaunan. Bergemerisik resah dalam satu paduan. Angin malam tidak lagi menawarkan ke
103.7K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as epiphany
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

“Sederhana, Adrian. Tadi saya mengatakan kalau kamu sering bermonolog, bukan? Itu artinya, kamu punya banyak waktu untuk berbicara dengan dirimu sendiri. Orang yang berbicara dengan diri sendiri, kerap kali dikatakan sakit mental.” Carissa mengempaskan pantat di sebelahku. “Saya tanya, apakah kamu sering berhalusinasi?” Mataku menyipit seketika. “Nggak pernah. Halusinasi macam apa? Gue nggak pernah halu.” Kedua alis Carissa turun. Tatapannya jadi agak berbeda sekarang. Ada hal yang ia cari di mataku. “Tentu saja, Adrian. Orang yang berhalusinasi tidak akan sadar diri. Tapi, saya yakin kalau beberapa ingatan di kepalamu hanyalah ilusi.”
1013.4K viewsCompletedAdded to Library 363 Times as epiphany
Read
+Library
REFLECTION

REFLECTION

Sarah juga terkejut, namun kemudian ia memasang kembali wajah datar. Seledri panik, sangat panik. Hari ini adalah hari kegagalannya yang lain. Setelah berpuas menggunakan cermin ajaib untuk urusan sekolahnya, ia harus mandiri sekarang. Tumbal, ya sebuah tumbal yang sangat tidak bisa ia berikan untuk mengganti itu semua. Mana mungkin sebuah cermin meminta jiwa atau sejenisnya.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as epiphany
Read
+Library
REINCARNATION

REINCARNATION

Ibunya, wanita tangguh yang telah menempanya untuk menjadi gadis hebat, tetapi ia malah menjadi gadis tak tahu diri. “Jatuh cinta bukan kesalahan ataupun sebuah dosa, Yang Mulia,” tukas Caroline dengan sapaan formalnya, wajahnya tanpa ekspresi. Sama seperti Chaiden, tak satu pun ketakutan berhasil menyelinap ke dalam dirinya.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as epiphany
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

“Beberapa hari yang lalu, ibuku mengejarmu karena menganggapmu sebagai anaknya. Apakah kau ingat?” “Ah, maafkan aku. Sekarang aku mengingatmu,” ucap Callis ramah. “It’s okay, memang tidak ada kewajiban untukmu mengingatku. Anyways, namaku Zero Wilson. Kau bisa memanggilku Zero,” ucap Zero dengan mengulurkan tangannya. Callis membalas uluran tangan Zero. “Namaku Callista Efinegia. Cukup panggil diriku Callista.”
106.3K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as epiphany
Read
+Library
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Kehidupan Epiphyllum singkat dan menghilang dalam sekejap, namun bertahan selamanya. "Setsuna Epifani!" Tubuh iblis di sekitarnya tiba-tiba menyusut, dan ketika mereka melihat nyala api epiphyllum merah terang, mereka semua gemetar hebat, mata mereka dipenuhi ketakutan. Ini adalah bencana besar. Kilatan api epiphyllum darah, seperti air bencana Jambudvipa, adalah bencana yang langka dan tertinggi antara langit dan bumi.
9.1145.1K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as epiphany
Show Reviews (19)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Read All Reviews
EVANESCENT

EVANESCENT

“Omong kosong! Se-semua yang ka-kamu katakan ngga guna! Kamu brengsek Danu! Aku benci kamu!” Bruk! Tubuh Naras terjatuh dari tempatnya duduk. Bersamaan itu, Arta menghampirinya. Sayang, Naras sudah telanjur tak sadarkan diri. Duar! Bom waktu yang tersimpan di dalam memori Naras akhirnya meledak oleh kalimat yang sudah ia tunggu selama bertahun-tahun. Memisahkan jiwa dengan raga yang tak bisa lagi kompromi dengan keadaan. Jiwa ingin mengingkari karena telanjur benci sedangkan raga menerima dengan senang hati.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as epiphany
Read
+Library
Adoration

Adoration

Tanpa sadar, sebuah cinta bisa menjadi harapan untuk terus bertahan hidup. Sam terbangun karena pikirannya yang kembali teringat akan sosok Alea. Melangkah dengan mata kantuk menuju ruang tengah. Sesuatu yang terlihat membuat matanya mendadak terbelalak begitu lebar, mengusir kantuk karena rasa shok yang mendadak menghampiri.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as epiphany
Read
+Library
Epiphany "Cinta dan Luka Masa Lalu"

Epiphany "Cinta dan Luka Masa Lalu"

jawab kak Dini singkat. “Dasar orang sibuk,” ucapku. Membalas pesannya yang singkat. Aku segera menghabiskan mie instan yang tinggal beberapa sendok lagi. Nafsu makanku membaik setelah mengetahui hasil tesku yang menyatakan aku sudah terbebas dari virus yang entah kapan akan segera enyah dari muka bumi ini.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as epiphany
Show Reviews (49)
Read
+Library
Rainfall
baca cerita ini inget perjuangan pas kuliah sih. Tinggal di kota orang buat dapet gelar. Pergi dari kampung, di mana temen satu umur milih langsung kerja aja dan menikah. semangat thor aku masih menunggu lanjutannya
Septy
Keren bgt cerita ny... Harusnya mey bisa memanfaatkan kebebasan ny dgn sebaik mgkn,.. punya ortu baik dan kakak yg baik pula. Di kosan pun dikelilingi oleh org2 baik. Memang ya, berteman dgn org baik kita akan menjadi baik. Semangat nila sayang......
Read All Reviews
Enigmatic

Enigmatic

Cowok itu tak pernah berpaling untuk melihatnya, walaupun sekali. “Kan…, habis ini pasti menye-menye ke gue overthinking dah.” BUGH! “AWWW!!” Selamat! Sore ini, dahi mulus Kiran sukses menghantam ujung buku Jefri yang cukup tebal karena cowok itu yang tanpa aba-aba membalikkan tubuhnya. Kiran yang saat itu sedang tidak memperhatikan jalannya tentu tidak bisa mengelak dari hantaman itu. Jefri sangat terkejut dicampur ngilu melihat sahabatnya yang kini menunduk di depannya sambil memegangi dahi dan mengaduh kesakitan. Mulutnya bahkan terbuka lebar saking terkejutnya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as epiphany
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status