Istriku Tua
"Namanya Stefanny, Mas. Tapi biasa dipanggil Stepy. Makasih ya, sudah menolong putri saya."
"Iya, Mbak. Sama-sama."
"Kata Stepy, Mas Fahmi lagi cari kerja. Apa sudah dapat?"
"Belum, Mbak." Aku tertunduk.
"Bagaimana kalau Mas Fahmi kerja di perusahaan saya saja?"
"Yang benar, Mbak?"
"Iya, mau?"
"Tapi, saya cuma punya ijazah SMA."
"Gak apa. Jadi Satpam, mau?"
"Apa? Direktur? Saya cuma tamatan SMA, Mbak?"