Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

Mata berkaca-kaca, bibir bergetar, dan memar di wajahnya memberikan kesan bahwa ia adalah korban yang menderita. Di dalam café, Fahmi dan Rina sangat menikmati momen kebersamaan mereka. Suasana di dalam cukup bising, dan café itu memutar lagu berjudul You and I dengan melodi lembut yang menggugah emosi. Liriknya, “Remember how I cried for you. The way I said I'd die for you. Oh, how you stole my breath and left me blind. Remember when you twist the truth. Love me then you'd leave too soon. The way I felt alive but dead inside.”
10104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai faded lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Pesan itu berbunyi: "Arya, ini Kinanti. Aku tahu aku tidak pantas. Aku sudah kehilangan segalanya. Sebelum aku pergi jauh dan menghilang selamanya, aku hanya ingin bertemu sekali lagi, di tempat kita dulu bahagia. Di Panti Asuhan Kasih Bunda. Tolong. Demi kenangan terakhir kita". Arya membaca pesan itu. Ekspresinya tetap dingin, tetapi ia merasakan sedikit tarikan nostalgia yang menyakitkan.
10851 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai faded lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
RINDU MENJANDA

RINDU MENJANDA

Sejuta kata maaf terasa kan percuma Sebab rasa ku tlah mati untuk menyadarinya Tapi bukan aku uoh ... Semoga saja kan kau dapati Hati yg tulus mencintaimu Tapi bukan aku Berakhirlah sudah semua kisah ini Dan jangan kau tangisi lagi Sekalipun aku takkan pernah mencoba kembali padamu Sejuta kata maaf terasa kan percuma Sebab rasa ku tlah mati untuk menyadarinya Aku ikut hanyut dalam alunan lagu senduh itu. Hatiku bagai diobrak-abrik sepanjang lagu dinyanyikan. Bersambung ....
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai faded lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

Kalea kemudian dipersilahkan duduk di sofa berwarna kuning cerah. “Untuk kalian yang sudah menunggu. Nih aku hadirkan Kalea Pradipta. Penyanyi muda berbakat dan juga cantik tentunya ramahnya minta ampun. Kalea, apa kabar?” Nania menyambut Kalea begitu ia duduk di sofa kuningnya itu. “Baik! Alhamdulillah, Ka.” Jawabnya tersenyum. “Banyak loh, dari penonton-penonton aku yang request ke kita untuk kamu, kita datangkan kesini. Judul single terbaru kamu kan ‘CINTA KITA’. Berkisah tentang apa sih lagu ini?” tanyanya ramah.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai faded lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Semua sirna bersama suara malam yang mengerikan Dan, Lelah ini tak terbayar Sebab cinta yang ku pelihara, benar-benar kau buat pudar Dan, Tangisan saja tak pantas untuk ku tuangkan Sebagai tanda bahwa aku tengah berada dalam penyesalan Dan, Rindu yang kau sia-siakan Mulai terbelit kesialan Dan, Saat ku lihat bunga yang layu di altar kesedihan Hanya gelap yang kau suguhkan Dan, Sejak fajar menyongsong bersama kesunyian Sampai ia terbit kembali menemani kejora yang menyisakan kedipan Dan, Akankah kau tetap bertahan Dengan memperkenalkan dirimu padaku sebagai kekasih bayangan Dan sebagai rasa yang tak pernah ku dapatkan dalam kenyataan Dan aku hanya melihatmu dalam sebuah angan
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai faded lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

Sambil terisak Umi melantunkan ayat, Yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah Irji'ii ilaa Rabbiki raadhiyatan mardhiyyah Fadkhulii fii'ibaadii wadkhulii jannatii (Qs. Al-Fajr : 27-30) Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah dengan hati lapang lagi diridhai Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaku Maka masuklah ke dalam surga-Ku.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai faded lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Menikah Tanpa Cinta

Menikah Tanpa Cinta

So as long as I live I love you (Selama aku hidup, aku mencintaimu) Will have and hold you (Akan memiliki dan memelukmu) You look so beautiful in white (Kamu terlihat sangat cantik bergaun putih) And from now to my very last breath (Dan mulai sekarang hingga akhir napasku) This day I'll cherish (Hari ini akan kukenang) You look so beautiful in white (Kamu terlihat sangat cantik bergaun putih) Tonight (Malam ini) Oooh oh .. (Lirik end) Nima akhirnya meneteskan air mata begitu nyanyian selesai dan keduanya tiba dipelaminan. Galang buru-buru memberinya sapu tangan yang ada di saku celana. Satu tangan Nima memegang buket bunga putih sementara tangan satunya menyeka air mata.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai faded lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Dia berbicara dengan bahasa indonesia yang kurang fasih, “Tania, kamu mau makan apa hari ini? Mau iga babi asam manis atau ikan kukus?” Anak kecil baju merah muda mendengar itu dan berteriak, “Ayah, aku mau makan sop ikan!” Sinar matahari bersinar indah, menyinari lembut wajah cantik wanita itu, membuat senyumannya semakin bersinar. Wajah itu, tak lain adalah Tania yang ‘meninggal saat melahirkan’.
12.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai faded lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Biarlah Kita Berakhir di Sini

Biarlah Kita Berakhir di Sini

Lea memungut jimat keselamatan yang sudah basah. Aaron tidak tahu, di dalamnya tersembunyi secarik kertas kecil yang diam-diam Lea selipkan. [Semoga Aaron selalu aman, bahagia, dan segalanya berjalan lancar.] Namun, tulisan tangan itu telah luntur terkena air. Bentuk aslinya sudah tak terlihat lagi. Rasa amis dan anyir langsung memenuhi tenggorokan, Lea menahan air mata dan memaksa menelannya kembali.
39.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 941 kali sebagai faded lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

Ayah menatapku dengan tenang, “Berbalik arah masih lebih baik daripada terus maju sampai hancur tanpa sadar diri.” Kata-katanya membuatku merasa bersalah. Sejak ibu meninggal, hanya kami berdua yang hidup saling bergantung. Tapi, aku malah mengecewakannya. “Ayah, aku nggak akan ke mana-mana lagi. Mulai sekarang, aku hanya mau di sisimu.” Hari itu, ayah tidak pergi ke kantor, memilih menemaniku seharian di rumah. Menjelang sore, tiba-tiba aku mendapat telepon dari Tira.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai faded lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status