Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hoffen

Hoffen

ujar Zhui. “Aku me-memang penakut, Kak. Coba pegang,” sahut Trisha memberikan telapak tangannya ke Zhui. Zhui memegang telapak tangan Trisha dengan raut wajah yang kaget. Telapak tangannya sangat terasa dingin dan sedikit berkeringat. Dia terkekeh pelan dengan mengucapkan, “Ternyata lo takut? Gue pikir ini sifat asli lo. Oh iya, mulai sekarang jangan pakai aku-kamu, tapi lo-gue aja. Oke?”
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 463 Times as fearlessly
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Bukan karena dia menggairahkan atau tanpa busana, melainkan untuk sesuatu yang lebih sinis. Bila mata adalah jendela menuju jiwa, jelas jiwanya sedang sangat ketakutan. Rasa takut yang luar biasa, yang menghancurkan mentalnya. Akan tetapi ia tak berdaya melepaskan diri. Serasa lalat yang terperangkap oleh Venus Flytrap. Kemudian enzim-enzimnya melarutkan tubuhnya perlahan.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as fearlessly
Read
+Library
Dangerous Feeling

Dangerous Feeling

" Ahhhh aku ahhh stopp" Di bawah sana Raven merasakan sesuatu yang hangat serta rasanya seperti di jepit membuat miliknya terus bergerak tanpa berniat berhenti untuk memberikan Elaine kesempatan untuk beristirahat, Raven terlalu buas untuk Elaine yang masih pemula " Ahhh kak stopp,,," Raven mengabaikan rintihan Elaine, merasa bosan dengan gaya itu, Raven kemudian membalikkan tubuh Elaine supaya membelakanginya, dengan cepat Raven kembali memasuki tubuh Elaine dengan penuh paksaan
103.6K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as fearlessly
Read
+Library
Forbidden Feeling

Forbidden Feeling

"Oh, terus namanya siapa?" "Belum tau," "Dia udah kenal sama lo?" "Belum juga," "Kenapa belum kenalan?" "Gengsi lah. Mana mungkin gue duluan yang ngajak kenalan," Gengsi. Aku perempuan, dan semua perempuan punya gengsi, right? "Makan tuh gengsi!" ujar Sekar sambil melemparkan tissue ke arahku. "Ini pesanannya, mbak. Satu caramel machiatto dan satu banana smoothie," kata seseorang di sebelahku, dan ternyata adalah--DIA.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as fearlessly
Read
+Library
BAYANGAN PENASEHAT AGUNG

BAYANGAN PENASEHAT AGUNG

“Aku tak pernah merasa sebegini—semangat sekaligus takut.” “Fear is good,” gumam Rael pelan, memakai bahasa yang ia pelajari di masa lalu, lalu menambahkan dengan nada lebih ringan, “takut itu menajamkan akal. Yang penting, kita tidak gentar.” Malam itu, ketika lampu-lampu di desa mulai padam satu per satu, dua bayangan menyusup ke balik tebing
102.4K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as fearlessly
Read
+Library
FATED

FATED

Uh, nothing can frighten me out Bring your greatest evil out and I won’t fear Uh, nothing can beat my passion There’s a big fire burn inside my body Go go go and beat the evil I’m ready to risk it all Kurangkai kata-kata dalam bahasa Inggris dan menyusunnya hingga tercipta sebuah rap dengan tiga bait. Begitu menyelesaikannya, aku langsung merasa sedikit lega. Meski, aku belum maju. Setidaknya aku memiliki bahan untuk kubawakan di hadapan para juri. Pintu terbuka dan trainee itu keluar dan trainee di depanku pun masuk ke dalam ruangan. Sepuluh menit tersisa dan sebentar lagi tibalah giliranku.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as fearlessly
Read
+Library
The endlessly

The endlessly

Perlakuan Kenzo memberikan rasa hangat dan nyaman. . . . . Kenzo menuruni anak tangga, wajahnya begitu dingin, dan tatapannya begitu mengintimidasi. Alex yang melihatnya merasa bergidik ngeri. Dia berjalan mendahului Alex dan berkata. "Jangan lupa dengan apa yang ku minta darimu. Pastikan secara detail jangan ada yang terlewat." Alex mendengus pelan. Dia bertolak pinggang menatap Kenzo .
1.9K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as fearlessly
Read
+Library
Pijatan Nikmat Sang CEO

Pijatan Nikmat Sang CEO

"Keberanian. Bukan ketiadaan ketakutan, tapi keputusan untuk tetap melangkah meskipun takut." Arissa merasakan matanya mulai berkaca-kaca. "Aku masih takut, Nate. Setiap hari. Aku takut membuka diri terlalu banyak, takut mempercayai terlalu dalam, takut merasakan terlalu kuat." "Aku tahu," Nathaniel mendekat, tangannya lembut menyentuh pipi Arissa. "Dan tidak apa-apa untuk takut. Yang penting kau tidak membiarkan ketakutan itu menahanmu dari hidup."
4.3K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as fearlessly
Read
+Library
FANS

FANS

Angkut semua. Nara menggila. Cita-citanya selama ini akhirnya tercapai, membeli apa pun yang ia suka tanpa harus mengecek label harga. Pemilik toko senang-senang saja kedatangan orang kaya gila yang menghabiskan banyak uangnya dan membuat mereka semakin kaya. Apa namanya ? Oya, crazy rich. Kalau waras rich, pemilik toko tak begitu tertarik karena biasanya mereka sangat teliti dengan nominal yang akan mereka keluarkan.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as fearlessly
Read
+Library
PESONA

PESONA

ucap Alena terbata-bata menatap horor ke arah jendela. "Ayo bareng, itu cuma angin enggak ada apa-apa," balas Alexa berdiri menarik tangan Alena namun Alena menggeleng tidak berani membuat Alexa cemberut. "Ya sudah enggak perlu ditutup kalau Lo enggak mau," ucap Alexa kembali duduk lagi membuat Alena kesal karena Ia sungguh takut sekarang. "Y... Ya sudah ayo, tapi Lo di depan," ucap Alena lalu Alexa mengangguk dan menarik tangan Alena untuk mengikutinya menutup jendela itu.
1016.0K viewsOngoingAdded to Library 415 Times as fearlessly
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status