PUTRI YANG TERTUKAR
“Yang Mulia, itu bukan berry, tapi itu mangga. Buah dari timur.”
Cedric terdiam. Tadi istrinya mengatakan buah itu dengan nama berry berwarna kuning. “Ya, ambilkan buah itu untuk istriku. Jangan lama!” pesan Cedric dengan penuh wibawa.
Seorang pelayan muda menyerahkan nampan berisi buah itu ke tangan Cedric. “Ini dia, Yang Mulia,”
Cedric menerimanya dengan senyum yang berinai-rinai. Tak ingin membuang tempo, ia menyerahkan pesanan istrinya.