Terjebak Mantra!
Padahal, ketika di bumi, ikan nila bakar hanya menjadi camilan sambil menonton televisi, bukan makanan pokok.
Dugaanku ternyata salah total. Ternyata… makanan yang mirip dengan ikan nila itu sangat mengenyangkan. Sampai-sampai, aku tidak menghabiskan satu porsi yang disajikan oleh pembantu di rumah Kanisan. Semua selain diriku bisa menghabiskan makanan yang mirip dengan ikan nila, hanya aku yang tidak menghabiskan. Kenyang sekali.
“Sejatinya makanan di alam ini semuanya sama. Yang paling terbaik adalah yang paling banyak mengandung unsur yang dibutuhkan tubuh.” Kata Kanisan setelah kami semua selesai makan.