Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Meniti Lautan Luka

Meniti Lautan Luka

Kami akhirnya melangkah keluar gedung. "Besok libur jalan-jalan, yuk! Aku mau ke pantai. Lihat sunset." Ah, dia romantis. "Besok aku kerja. Lagian aku mana pernah pergi-pergi. Enak di rumah aja." "Justru karena nggak pernah pergi-pergi, jadi coba, yuk, besok! Dijamin seru!" bujuk laki-laki yang aromanya sesegar jeruk itu.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai filosofi lautan
Baca
+Pustaka
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

Irman menatap tajam terhadap ganasnya ombak lautan yang sedang mereka hadapi. "Hai Irman, apa yang kau pikirkan? kelihatannya kau terus memandangi lautan dengan perasaan bingung," kejut Guru Mada. "Eh... Guru Mada, tidak ada guru, saya tidak memikirkan hal-hal yang aneh. Hanya saja, semenjak kita meninggalkan daratan dan sampai di sini, di tengah-tengah lautan saya berpikir seberapa tangguh pendahulu kita yang mengarungi lautan, menerjang badai di sepanjang perjalanannya dan terus bertahan sampai pada daratan," jawab Irman. "Hahahaha, kepekaan dan pengetahuan mu sangat luas ya nak, pasti Segara Wetan bangga punya murid seperti mu," ujar Guru Mada. "Guru Mada bisa saja, padahal saya tidak ada
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai filosofi lautan
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

sahut Xiao Wang Li, ia memegangi Jessica yang berada di depannya. Tidak berapa lama mereka sudah berada di atas lautan, Lilia terbang tidak terlalu tinggi juga tidak terlalu rendah, ia tak pernah menyukai lautan, lautan menyimpan begitu banyak misteri, tidak banyak Naga yang mampu menembus lautan. Terlebih lautan adalah salah satu portal menuju alam Jien. "Lilia, apa kau merasakan sesuatu?" tanya Xiao Wang Li ditengah perjalanan mereka.
9.977.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai filosofi lautan
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ummi
"Ehm...Memberitahukan kepada para pasukan, Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa Season 2 akan hadir dengan judul PWSPD 2 : AKHIR DUNIA" Rama menatap author dengan seksama, apakah ia harus menyampaikan ini? "Jadi diharapkan para pasukan kembali, jangan nongkrong terlalu lama di lapak lain! Sekian!
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Anjungan Leviathan One – Kondisi Kritis Laut tidak lagi cair. Di sekeliling armada kami, air laut mendesis dan menggelegak. Bukan karena panas, tapi karena struktur molekul air sedang dipaksa berubah secara paksa. Dari kedalaman yang hitam, pilar-pilar raksasa mencuat keluar. KRAAAAK!
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 705 kali sebagai filosofi lautan
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

Dewa Maut mengangguk perlahan, seolah-olah ia sedang mempertimbangkan sebuah argumen filosofis yang usang. “Kalian benar,” katanya, menguji kata-katanya. “Elementalisme kuno kalian benar. Air menetralkan api, tetapi petir menguapkan air. Angin menyebarkan api, tetapi batu menstabilkan angin.”
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai filosofi lautan
Baca
+Pustaka
Jade : The Mighty Amethys

Jade : The Mighty Amethys

Emosi-emosi itu sedikit banyak mulai mempengaruhi pandangan dan perasaan Racgel terhadap setiap hal yang ada di hadapannya. Dikedalaman samudera, air bergejolak kuat. Mendoron dan menekan tubuh Sigrid yang tak bisa melawan tapi wanita itu masih hidup. Wanita tiu masih bertahan meski tidak bisa melawan. Semakin dalam mereka menyelami samudera semakin terang pula cahaya Aquamarine di sekitar mereka. Hingga Rachel tiba di sebuah altar bawah laut. Jangan tanya bagaimana Rachel bisa tahu, ada sesuatu di kepala Rachel yang memberinya petunjuk. Mungkin Caelum The God of Sky atau bisa juga Khione the Goddes of Snow.
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai filosofi lautan
Baca
+Pustaka
Legenda Kultivator Abadi

Legenda Kultivator Abadi

Di sana, di atas lautan yang bergelombang pelan pemuda itu berdiri dengan tenang. "Ini... apakah ini yang dinamakan lautan kesadaran?" gumamnya melihat sekeliling dengan seksama. Sepanjang apa yang Tian Fan lihat, di sana hanya ada lautan besar tanpa daratan sama sekali. "Cahaya apa itu?" Mengira tempat itu begitu kosong, Tian Fan tiba-tiba saja melihat sebuah cahaya yang muncul dari dalam air dan terus bergerak mendekat ke arahnya.
1023.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 806 kali sebagai filosofi lautan
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Aku belum ingin merespon dan membiarkan pertukaran pikiran filsuf mereka mengalir mulus. “Iya, Nul. Hidup di lautan bebas tapi mereka malah dicari-cari sama manusia yang lebih sempurna hidupnya seperti kita. Mereka gak pernah nyari-nyari manusia, padahal hidup mereka gitu-gitu aja. Entah kenapa kita yang membutuhkan mereka, entah sekedar dimainin, dimakan, atau cuman jadi hiburan. Dan kita rela mengasingkan diri dari keramaian hidup di sana demi mencari mereka,” kata Wija dengan bernada puitis. “Terus letak pengkhianatannya di mana?” timpalku.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai filosofi lautan
Baca
+Pustaka
Putra Langit Tak Tertandingi

Putra Langit Tak Tertandingi

Melainkan kerajaan air yang menyimpan ribuan makhluk purba dan rahasia tua yang tertutup gelombang sejak zaman primordial. “Kita harus pergi ke Fenhai,” ucap Tian Fan tenang. Beberapa istri menarik napas bersamaan. Luo Shi Su membenarkan selendangnya. “Fenhai bukan seperti perjalanan kita sebelumnya. Arus spiritual di bawah laut bisa berubah dalam hitungan detik. Bahkan sekte laut pun hanya menguasai pinggiran perairannya.” Bai Lu Qian menggigit bibir kecilnya.
9.310.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai filosofi lautan
Baca
+Pustaka
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

“Kauwus Las bersama udang paling lunak menguasai samudera bintang dan kupu-kupu,” Filan membacakan kalimat. “Menurutku, sub tema berganti di paragraf ini,” sepaham Diksa. “Laut, ya? Apa ini punya konteks seafood?” tanya Recha. “Em, bener juga,” Diksa menyadari hal yang sama dengan Recha, “tadi sub tema api. Elemental yang udah kita catat punya sifat panas.”
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai filosofi lautan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status