Stetoskop Hati
Kakiku mengayun ke arah dapur, karena sudah bisa dipastikan Ibu sedang memasak.
“Pagi, Ibu!”
“Pagi,” jawab Ibu sambil terus menggongseng bumbu halus serta bawang bombay di wajan. “Baru bangun?”
“Iya. Tadi pagi cuma bangun buat subuhan aja abis itu tidur lagi,” cengirku. “Ayah ke mana, Bu?”
“Lagi olahraga sama suamimu. Alhamdulillah ya, Galih itu memberikan aura positif ke Ayah. Semoga aja Ayah lebih menjaga kesehatannya.”
ตอนยอดนิยม