Magang Jadi Istri CEO
Tapi tawa Fina yang nggak ada habisnya lumayan berhasil bikin aku balik waras.
“Silahkan masuk, Mbak-Mbak yang baik hati,” ujar Pak Jaja membukakan pintu mobil dengan gaya khasnya.
“Terima kasih, Pak,” jawabku dengan sopan.
“Aah, Pak Jaja emang act ov service banget deh ...,” puji Fina dengan gayanya yang tak pernah lepas darinya.
Aku menyubit paha Fina pelan, menyuruhnya agar cepat masuk, “Cepet,” bisikku lirih.
Bab Populer