Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
REVENGE OF MY HUSBAND

REVENGE OF MY HUSBAND

"Fio?" "Hm?" "Kau berangkat jam berapa?" "Jam dua." "Fio! INI SUDAH PUKUL 2 LEBIH LIMA BELAS MENIT!!" Mata Fiorella melebar seakan hendak keluar dari sarangnya, gadis itu kalap. Ia langsung terbatuk saking kagetnya. Charlotte segera memberikan Fiorella minum dan di tenggak sampai tak bersisa oleh gadis itu. Fiorella mendirikan tubuhnya ia langsung mengusap mulutnya dengan punggung tangannya seraya menggelengkan kepalanya. "SHIT!!"
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

ucap Fahira sambil merapikan pakaiannya. Agatha menoleh pada jam dinding. Jam Dua kurang sepuluh. “Tadi aku lupa memanggil ibu. Tapi belum lewat waktu bu, jadi tak Perlu khawatir,” ucapnya lembut. “Iya.” lalu Fahira melihat Laras duduk di sofa. “Kak Laras, kamu belum istirahat?” “Aku menunggu Julian pulang.” “Dia sudah lama pergi. Mungkin sebentar lagi kembali. Tunggu saja. Aku mau berangkat ke sekolah dulu.”
106.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 185 Beses bilang firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Martabak Setan

Martabak Setan

ujar Zilga dengan tak sabar. “Katanya pukul 17.17,” jawab Hilda dengan membaca chat terbaru dari Fitri. “Kok mepet ama waktu buka puasa sih? Benaran gak sih tuh anak?” Zilga melengos kesal sebab mereka sudah menunggu dari pukul 15.15 seperti janji Fitri kepada Hilda.
1014.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 399 Beses bilang firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Di Penghujung Waktu

Di Penghujung Waktu

Uminya merasakan apa yang ia rasakan. "Rafka juga merasakan hal yang sama, mi!" balas Rafka . Abi Karim pun terlihat sangat cemas, entah apa yang difikirkan pria paruh baya itu "semoga tidak ada hal buruk!" ucap abi Karim dan angguki semuanya. Rafka melihat jam dinding, sudah menunjukkan pukul 17.30. Pandangan Rafka beralih kearah pintu, laki-laki itu menunggu kedatangan seseorang.
4.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 120 Beses bilang firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
AKIBAT ORANG KETIGA

AKIBAT ORANG KETIGA

Sudah 2 minggu setelah Ammar dan Endang berangkat. Entah mengapa pagi itu, Fahira merasa sedikit gelisah. Ia merasa sesuatu yang buruk akan terjadi. Bahkan, ketika ia mencuci piring tadi, 2 piring sekaligus jatuh tersenggol tangannya dan pecah. Fahira merasa cemas, namun ia hanya bisa berdoa.
9.7118.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.8K Beses bilang firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Hati yang Tak Direstui

Hati yang Tak Direstui

tanyanya, dengan suara yang tetap tenang. “Jam 17.30, Thur.” jawab Nura sambil melirik papan jadwal. Arthur mengangguk pelan. “Kebetulan sama. Tapi… jalurnya pasti beda, kan? wkwk” Hening sesaat tercipta. Cuma suara hujan yang terdengar menetes dari pinggiran atap stasiun.
10662 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Hati yang Tak Pernah Siap

Hati yang Tak Pernah Siap

Namun tatapan matanya jelas berkata lain, aku akan tetap di sini, tetap ada di pelukannya, sampai kamu sendiri yang menyerah. Jam pun berdetak mendekati pukul 12.00. Staf hotel mulai memanggil nama-nama tamu untuk check out. Adrian bangkit, membantu Tiara berdiri. Zea hanya bisa berdiri di belakang mereka, menahan rasa getir yang membakar dadanya.
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Di Antara Dua Hati

Di Antara Dua Hati

“Debaran rindu terus menggebu. Ketika kedua mataku tak dapat menjangkau indahnya kasihmu, biarkan dunia di dalam fantasiku menyentuh kulit terangmu, sehingga gundah tak lagi menyapa.” Pukul 6.30 pagi pada hari senin, awan hitam mulai bergerak cepat, diembuskan sang angin. Tak lama kemudian, setitik demi setitik hujan mulai mengguyur seluruh jagat raya. Hujan bertambah deras. Kucari tempat untuk berteduh, mencoba melindungi diri dari guyuran hujan.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 142 Beses bilang firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
DENDAM HATI YANG TERLUKA

DENDAM HATI YANG TERLUKA

Ketika Jam menunjukan pukul 19:00 sada berangkat ke Jakarta dengan cepat dia melajukan mobilnya meninggalkan kampung halamanya. Sekitar jam 2 pagi sada sampai dijakarta, perjalanan yang cukup jauh membuat tubuh sada menjadi sangat lemas, sada beristirahat Di atas sofa Di rumah pak Joko. Keesokan paginya saat Sada terbangun terlihat ada lebih dari 50 panggilan tak terjawab dari may dan beberapa nomor yang tak Di kenal dan rentetan pesan seakan akan sedang meneror Sada.
107.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 168 Beses bilang firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Mencintai Istri Kakakku

Mencintai Istri Kakakku

Dia pura-pura menguap untuk mengakhiri perdebatan manja ini. “Udah ngantuk? Baru jam segini?” Nadzifa melebarkan mata ketika melihat jam dinding yang baru menunjukkan pukul 21.00. “Emang nggak boleh tidur jam sembilan?” sungut Farzan. Gadis itu mendesah sebelum berdiri. “Ya udah. Tidur gih. Kasihan, lo pasti capek banget.” “Jadi mau tidur di sofa atau kasur?” tambah Nadzifa lagi.
108.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 311 Beses bilang firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status