Di Balik Tirai
Pintu itu terbuka dengan derit panjang, mengungkapkan ruang gelap yang hanya diterangi oleh satu lampu gantung yang bergoyang pelan di tengah ruangan.
Di bawah lampu itu, ada sebuah meja lagi, dan di atas meja itu, sesuatu yang membuat darah Maria berhenti mengalir: sebuah foto dirinya bersama Putri dan Arif, diambil dari jendela rumahnya. Di bawah foto itu, ada catatan singkat yang tertulis dengan tinta merah: “Kami bisa menyentuh segalanya, Maria. Bahkan yang paling kau cintai.”