OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua
Damian tersenyum gemas, mengangkat dagu Elsa, lalu mengecup dahinya sebelum turun ke bibirnya dalam sebuah ciuman perpisahan yang dalam.
Di kejauhan, di balik pilar beton keberangkatan, seorang pria bertopi hitam dengan lensa kamera telephoto membidik mereka dengan presisi. Cekrek. Foto ciuman itu terekam sempurna. Pria itu menyeringai, memeriksa hasilnya di layar digital sebelum menghilang di antara kerumunan penumpang.
"Aku akan menyelesaikan akademiku secepat mungkin, lalu kita akan menikah," janji Damian sambil memeluk Elsa erat.