Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ledek salah satu dari mereka. Matari semakin merasa pipinya memanas. “Kaga, Di, gue yakin ini bus kelas gue?!” “Gimana bisa lo yakin, ini tulisan di kaca jelas-jelas 3 B. Kelas lo, 3 F, di depan bus ini persist uh kelihatan kan tulisannya?” “Iya, Di, sorry ya!” sahut Matari. Matari segera pergi dari situ dan berpapasan dengan Narita. Tampaknya dia telah selesai makan dan bersiap masuk ke busnya yang terletak di belakang bus 3 B.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai foto dalam bus
Baca
+Pustaka
Forever Hours

Forever Hours

Arya. Suara klakson lantas menyadarkan Fira dengan cepat. Ia menoleh ke depan, sebuah bus berwarna putih berhenti. Gadis itu melirik lelaki di sampingnya. Dia tak lagi tertawa. Hanya memberikan senyum hingga membuat pipi kirinya berlubang. "Aku pulang duluan, ya," pamit Fira kemudian beranjak menuju pintu bus. Sebelum itu, tak lupa ia memberikan sebuah senyum tipis.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai foto dalam bus
Baca
+Pustaka
Wanita Simpanan Suamiku

Wanita Simpanan Suamiku

Ucap Hanna sebelum Dina bertanya. "Bagaimana jika kau yang menerima kiriman pesan seperti itu. Apakah emosimu tidak tersulut?" Hanna membalik pertanyaan Dina. "Aku pasti marah. Mereka berdua bahkan tidak merasa malu mengambil foto t4npa bus4na seperti ini. Benar-benar menjijikkan." Wajah Dina meringis. Wanita itu tak habis pikir, begitu pe-de nya kedua pasangan me5um itu mengambil foto dengan gaya tubuh saling menempel.
1058.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai foto dalam bus
Baca
+Pustaka
PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

“Aku gak mau hidupku di sini cuma buat nunggu waktu.” Hasan mengangguk mantap. “Ayah usahain.” Mata Lea berbinar lebih terang. “Beneran?” “Beneran,” jawab Hasan tanpa ragu. “Ayah akan urus izinnya.” Lea menghela napas lega. “Makasih, Yah.” Hasan meraih tas kecilnya. “Oh iya. Ini.” Ia mengeluarkan beberapa lembar foto. Foto hitam-putih. Potret sederhana—jendela berjeruji dengan cahaya masuk miring, tangan yang sedang menjahit, bayangan seseorang di dinding lapas.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai foto dalam bus
Baca
+Pustaka
Ketagihan Menjadi Penguntit

Ketagihan Menjadi Penguntit

Jantungku sontak berdebar kencang, tanganku lemas dan langsung melepaskan ponsel hingga menghantam lantai dengan keras. Aku membuka kedua mataku lebar-lebar, jantungku masih berdebar dengan kencang, sementara kedua tangan yang masih mengambang di tengah udara sontak gemetar hebat. Foto yang dikirim oleh akun barusan adalah foto diriku saat sedang di bus barusan. Pada foto itu, tangan seorang pria sedang menjarah kesucianku, sementara sebagian samar-samar yang ada di balik rokku terekspos pada foto tersebut.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai foto dalam bus
Baca
+Pustaka
Perjalanan Liburan, Terjebak di Bus Malam

Perjalanan Liburan, Terjebak di Bus Malam

Tidak kusangka, di stasiun pertama perjalanan, yang menunggu aku adalah bus jarak jauh yang dipenuhi pria. Para pria itu menatap aku dengan diam, tatapan mereka tanpa malu-malu tertuju pada payudaraku yang setengah terbuka dan kakiku yang ramping dan telanjang. Intensitas mereka membuat aku hampir merasa seolah-olah tatapan mereka menyentuh tubuh aku secara fisik, menelanjangiku di depan mereka. Insting pertama aku adalah turun dari bus, tetapi aku tak sanggup mengorbankan liburanku.
9.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai foto dalam bus
Baca
+Pustaka
NODA

NODA

(15 September 2014) Selanjutnya adalah foto Anyelir di halte bus, di sebelahnya tertulis. Akhirnya aku bisa melihatnya lagi setelah bertahun-tahun aku menunggu, dia semakin cantik dan terlihat lebih dewasa. (4 Juli 2019) Lembar berikutnya terdapat foto Biantara dari kejauhan yang diberi tanda silang. Dia mendahuluiku, aku akan menghancurkanmu! (1 Agustus 2019)
9.9189.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai foto dalam bus
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
lilis lilis
keren habisss... singkat padat jelas tidak bertele tele. romantis, sedih dan happy ending. tbanyak pelajaran yg bisa dipetik dari kisah ini. terimakasih sudah menyuguhkan cerita yg alurnya seperti kehidupan nyata.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Kesepakatan Hati: Terjebak Pelukan Sang Mantan

Kesepakatan Hati: Terjebak Pelukan Sang Mantan

lagi-lagi Bastian menjeda. Ia lalu menemukan sebuah foto yang ia cari dan memberikannya pada Reno. “Foto ini diambil sehari sebelum kecelakaan itu terjadi,” ujar Bastian sambil menatap Reno penuh arti. Reno menatap sebuah foto seorang perempuan yang tengah berpose di dekat kapal pesiar aphrodite yang sedang bersandar dermaga Palm Heaven. Namun bukan itu yang menjadi perhatiannya dan Bastian. Namun wajah seorang pria yang terlihat tertangkap kamera tengah berdiri di belakangnya.
1036.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai foto dalam bus
Baca
+Pustaka
Misi Misteri Sang Indigo

Misi Misteri Sang Indigo

Raizel kembali fokus pada ponselnya. Membaca dan membalas pesan dari Ibunya, hingga ketika sarah meminta foto selfi pada Raizel saat dia berada dibus. Tentu Raizel menurutinnya. Dengan malas ia berselfie didalam bus, setelah dimbilnya jepretan pertama dan diamati fotonya. Ada yang aneh, perasaan tadi di dalam foto ia tidak sengaja mengambil beberapa gambar penumpang lain, tapi di dalam ponselnya semua kursi itu tampak kosong.
9.834.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai foto dalam bus
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Paman Suamiku

Hasrat Liar Paman Suamiku

"Aku juga mau!" Rara dan Reyhan juga berfoto dengan gaya yang sama. Begitu juga dengan Erik-Citra dan David-Laura. "Sekarang foto bareng semua!" usul Citra. Mereka meminta bantuan pengunjung lain untuk memfoto mereka. Semua orang berkumpul di depan Knight Bus dengan senyum lebar. "Oke, ready?" pengunjung yang membantu bertanya. "One, two, three!" "CHEESE!"
1069.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai foto dalam bus
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status