Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Benih Papa Sahabatku

Benih Papa Sahabatku

Sejak tadi Bianca penasaran akan penyebab keluar darah dari s3langkangan Namira. "Pah?" panggil Bianca pelan. Daniel menurunkan kedua telapak tangan dari wajahnya, ia menoleh. "Ada apa?" "Kenapa tadi Mamih mengeluarkan darah?" tanya Bianca penasaran. Raut wajah Daniel menegang, merunduk sesaat lalu pandangannya lurus ke depan. Ada perasaan menyesal dalam hati. "Mamih kamu tadi ... tadi sempat jatuh kepeleset di toilet."
10110.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai foto darah mimisan
Baca
+Pustaka
Nilakandi

Nilakandi

“K-kak?” “KAK?? DARAH...” teriak si gadis panik saat melihat darah mengucur dari hidung Diwa, mimisan. Ia kemudian menyodorkan sapu tangan putih bersih dari tas kecilnya, yang langsung disambar Diwa tanpa pikir panjang. Si kurir yang sedari tadi mengamati pun ikut menguping ria sambil pura-pura menyibukkan diri.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai foto darah mimisan
Baca
+Pustaka
Bercak Darah di Seprai Adikku

Bercak Darah di Seprai Adikku

Dengan langkah gontai sang pemilik tubuh kian subur itu berjalan menuju dapur, mengambil sebilah pisau kemudian menyayatkan perlahan di pergelangan, tertawa sambil menangis melihat lelehan merah yang menetes di permukaan lantai. Tubuh itu terasa melayang. Beban di pundak mendadak menghilang. Hingga semuanya berubah menjadi gelap, bumi seakan menenggelamkan dirinya sampai ke dasar. Imelda tidak sadarkan diri dengan darah terus mengalir dari urat nadi. "Mbak Imel!" Tetangga yang sejak tadi menggedor-gedor pintu berjalan menuju area dapur, mengetuk pintu belakang akan tetapi tetap tidak ada respon dari dalam.
1038.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai foto darah mimisan
Baca
+Pustaka
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

Darah membasahi wajahnya. “JAYY …,” teriak Alek kaget. Eguh, Andre, Baron dan Heru yang mendengar teriakan Alek, langsung beranjak melangkah ke depan. “Bro, ada apa lu teriak-teriak!” ucap mas Andre agak berteriak kepada Alek. “Iya ne! seperti kagak ada kerjaan!” timpal mas Baron sewot. “Lihat mas kondisi si Jay …,” kata Alek, lalu jongkok di depan tubuh Jay yang pingsan babak belur dengan darah yang membasahi wajahnya.
96.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai foto darah mimisan
Baca
+Pustaka
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Langit yang baru saja mencicipi warna biru kini mendadak bergejolak. Seolah ia memuntahkan cairan kental berwarna merah marun yang jatuh seperti hujan darah ke seluruh penjuru benua. Ini bukan sekadar fenomena alam, setiap tetesan yang menyentuh tanah mengeluarkan suara mendesis. Menghanguskan rumput hijau dan mengubah sungai yang jernih menjadi aliran nanah yang berbau amis.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai foto darah mimisan
Baca
+Pustaka
Gadis Penebus Hutang

Gadis Penebus Hutang

Kemudian, ia merasa ada sesuatu yang mengalir di bagian bawahnya. "Om! Ko aku kaya ngerasa ada yang basah di bawah," kata Prita sambil menyentuh kasur di bagian bawah. Kemudian, ia melihat tangannya yang memerah. "Darah Om, aku berdarah," lanjut Prita menatap telapak tangannya yang basah karena terkena cairan merah. "Darah? Cepat panggilkan dokter! Cepat!" teriak Firas pada Pak Irsyad agar cepat-cepat memanggil dokter.
1056.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai foto darah mimisan
Baca
+Pustaka
Teror Berdarah

Teror Berdarah

gumamnya penasaran. Melewati lampu merah, semua individu yang lewat disajikan pemandangan yang sangat tidak sedap untuk dipandang begitu saja. Meski garis dan rombongan kepolisian mengelilingi tempat kejadian, siapa saja masih dapat melihat genangan darah segar di atas pijakan kaki. Golok tergeletak tak jauh dari tubuh penuh darah, tepat di sebelahnya terdapat satu tubuh lain yang mana kedua pergelangan tangannya terputus, terpisah dari tubuh asli.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai foto darah mimisan
Baca
+Pustaka
7 TAHUN SETELAH MENJANDA

7 TAHUN SETELAH MENJANDA

Toh, selama ini dia baik-baik saja dengan mimisan yang beberapa kali menerjangnya. "Bagi anak-anak iya, wajar karena pembuluh darah mereka lebih rapuh. Jadi kadang dikucek lebih kuat, pembuluhnya mudah pecah. Tapi kata dokter jika mimisan pada orang dewasa dapat berakibat serius, kita perlu periksa lebih detail."
9.6182.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai foto darah mimisan
Baca
+Pustaka
MASTER PEDANG DARAH

MASTER PEDANG DARAH

Apalagi budidayanya saat ini sangatlah rendah, jadi, sangat wajar jika tubuh manusianya kesulitan menghadapi efek benda-benda sihir yang kuat. Sementara dia tersadar, ia mengedarkan pandangan ke sekelilingnya yang tampak buram. Lalu, tatapannya berpusat ke sampingnya dan mendapati Mu Lan dan Mu Gang yang terbaring dengan pakaian bersimbah darah di bagian dada. Darah yang mereka muntahkan pun mulai mengering. Entah sudah berapa lama mereka tak sadarkan diri. "S-Senior." Zhang Xu Feng berusaha menggugah tubuh Mu Gang demi membangunkannya. Akan tetapi, tak ada reaksi apa pun.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai foto darah mimisan
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

“Karin, Saga sedang ke mushala. Mau shalat katanya.” Aku mengangguk. Mama duduk di hadapanku. Membelai kepalaku perlahan. “Tenang, Sayang. Kata Dokter kamu nggak apa-apa. Darah yang keluar cuma karena pembuluh darahmu yang sensitif. Kamu dari kecil kan memang sering mimisan. Kamu tahu, Hangga sampai bersujud sama Mama saking merasa bersalahnya. Mama sudah tahu cerita kalian. Sudahlah, ini bagian dari proses kehidupan. Semoga hubungan kalian semakin membaik, ya.” Mama lembut menjelaskan.
9.379.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai foto darah mimisan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status