AMALIA, Kesetiaanku Diragukan
ucap Kanaya sembari menggendong Saka yang tertidur.
Satria menarik koper berukuran sedang, tas tangan istrinya, serta ransel berisi camilan, dan dua mainan milik Saka. Ia memperhatikan sekitar sampai menemukan sosok lelaki yang dimaksud sang istri.
Lelaki itu sudah paruh baya, membawa kertas bertuliskan tebal. Welcome, Sangsaka Family.
“Nay, itu ... sudah di depan,” ujar Satria.