CEO Galak, Cintai Aku!
Mentari pun hanya membawa dompet dan ponselnya, kemudian pamit pada Mellani, Niko dan teman-temannya yang lain.
Sesuai cerita Niko, kedai ini memang menjual banyak makanan ringan dan jajanan pasar yang enak-enak. Kebosanan Mentari langsung menghilang, digantikan dengan keceriaan. Dia membeli banyak sekali jajanan pasar dan lain sebagainya. Mentari memang tidak pernah takut dengan ukuran tubuhnya. Karena, sebanyak apa pun dia makan, dia selalu tidak bisa untuk gemuk. Tentu saja hal itu membuatnya pusing, mengingat banyak orang yang berkata bahwa dirinya cungkring alias kurus.
“Mentari?”
Hot Chapters