Wanita Kedua
Buktinya, dia tak mempermasalahkan segepok uang, yang bila ditaksir sama dengan dua tahun gajinya.
"S-saya ngga berani nipu Pak Dru. Buktinya kemarin ada yang minta rekaman CCTV ini juga, tapi saya ngga kasih," akunya sedikit terbata.
Dahi Dru berkerut. "Siapa?"
Pria yang menjadi lawan bicara Dru menggeleng. "Ngga tau, Pak. Tampangnya seperti preman. Ada tato cewek lagi telungkup gitu di bagian tengguknya." Tangan pria itu lincah bergerak di atas layar ponselnya. "Nah, ini orangnya. Saya sengaja ngambilnya dari jauh, siapa tau Bapak perlu," imbuhnya.
Hot Chapters