Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpaksa Menikahi CEO

Terpaksa Menikahi CEO

Sebuah frosted glass menjadi penghalang antara area basah dan area kering yang ada di sana. *Frosted glass adalah kaca kamar mandi yang memiliki tampilan atau tekstur buram dan sulit untuk dilalui cahaya. Guyuran air dingin menyapa tubuhnya, mendinginkan kepalanya yang terasa semakin panas mengingat semua yang baru saja terjadi. "Lain kali aku harus bisa mencegahnya. Aku juga punya hak untuk menolak keinginan liarnya itu, 'kan?"
10451.5K viewsCompletedAdded to Library 11.7K Times as framed artinya
Show Reviews (82)
Read
+Library
ww afts
Mau ikutan giveaway author nih. semoga lucky :) sejauh aku baca dari awal cerita sampai pada di part yg sekarang, cerita ini tuh penggambaran tokoh yang asik, dan ada gregetnya so pembaca jd ikut terbawa ke dlm cerita ini. sukak bgt sama karakter dan sifat masing² tokoh terutama si Rio dan Monika.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Menantu Dewa

Menantu Dewa

Brandon tersenyum sinis, lalu membalikkan badannya untuk berkata pada juru lelang, “Sekarang lukisan ini sudah jadi milikku. Apa aku boleh mengeluarkan lukisan ini untuk diamati?” Juru lelang mengangguk, lalu berkata, “Silakan!” Selesai berbicara, juru lelang mengisyaratkan petugas di tempat untuk membuka kaca, dan mengeluarkan “Lukisan Gunung Fujiwa”. Brandon mengenakan sarung tangan transparan, lalu berjalan maju. Di bawah tatapan semua orang, Brandon menjulurkan tangannya untuk melipat salah satu ujung dari “Lukisan Gunung Fujiwa”.
9.374.4K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as framed artinya
Read
+Library
Menikahi Jodoh Orang

Menikahi Jodoh Orang

Clara membuka kartu bertuliskan nama penggirim. "Nona Clara, semuanya sudah siap, sudah didekor sesuai permintaan anda." Sahut pelayang yang membungkuk di depan Clara. "Baik." Jawab Clara sembari memfoto kartu ucapan. Ruang pameran Sean berdiri melihat lukisa penuh dengan arti. "Clara sedang menggunakan lukisan gambarnya untuk menghormati Mamaku." Ucap Sean dalam hati memandangi sebuah lukisan di depanya.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as framed artinya
Read
+Library
Ambil Saja Suamiku, Biar Kucari yang Baru!

Ambil Saja Suamiku, Biar Kucari yang Baru!

Suara Bramastyo menyelinap penasaran, memecahkan konsentrasi Narumi hingga ia mendongak, menatap sang ayah di sampingnya. “Temanku... mengirim gambar abstrak,” jawabnya, kembali mengamati layar ponsel. Gambar itu memang membingungkan. Sebuah foto buram memperlihatkan sesuatu yang menyerupai kuku berhias nail art merah. Tapi, ada sesuatu yang tak biasa. Bercak-bercak gelap mengotori permukaannya, seperti darah kering. Jari di foto itu terlihat tidak utuh, seolah-olah... terpotong.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as framed artinya
Read
+Library
Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Ada seseorang yang telah menunggu mereka. Dan di dinding museum tua... tergantung sebuah lukisan dengan judul yang membuat Nadiya bergetar: 🎨 “Anak dari Cahaya dan Cermin” (Tahun tidak diketahui, seniman: Tak Teridentifikasi) Udara dingin kota Praha menyusup lewat celah jendela, membawa aroma kayu tua dan roti panggang. Nadiya mengenakan sweater abu-abu yang kedodoran—punya Kenzo, tentu saja—sementara ia duduk bersila di sofa sambil mencoret-coret buku sketsanya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as framed artinya
Read
+Library
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Hanya ketenangan dan efisiensi yang mematikan. Seniman apaan? Itu mah Terminator! Ngelap kaca bisa lurus kayak printer, gitu! Tapi gila, kinclong banget! “Alhamdulillah.” Pak Badar mengakhiri gerakannya dengan perlambatan yang sempurna. “Setiap permukaan adalah kanvas,” lanjut Pak Badar, tatapannya terkunci pada kilau kaca. “Satu goresan yang salah akan merusak keseluruhan lukisan. Ulangi.”
824 viewsCompletedAdded to Library 27 Times as framed artinya
Read
+Library
SATU ATAP DENGAN CEO JUTEK

SATU ATAP DENGAN CEO JUTEK

Farah, dengan mata berbinar-binar, tidak bisa berhenti mengagumi setiap detailnya. "Mas Peter, lihat lukisan ini! Ini adalah 'Transfigurasi' karya Raphael. Sangat luar biasa, bagaimana dia bisa menangkap ekspresi wajah yang begitu hidup," ucapnya sambil menunjuk ke salah satu lukisan besar di dinding. Peter mengangguk, tersenyum melihat kegembiraan istrinya. "Memang lukisannya sungguh luar biasa, Sayang. Aku senang kita bisa melihat semua ini bersama-sama."
102.2K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as framed artinya
Read
+Library
Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Insya Allah Ada Jalan, Nak!

“Nah, sementara seni rupa terapan adalah seni rupa yang selain memiliki keindahan seni, juga memiliki nilai guna, contohnya gelas, jam tangan, pakaian, dan sebagainya. Jadi mendingan nggak usah pakai teorilah, Bapak langsung aja ajarin kita praktik membuat karya seni atau melukis!” “Setuju!” sambut teman-temannya serempak. Aku terdiam. Ada apa lagi ini? Mengapa malah murid yang mengatur gurunya? “Ayolah, Pak Bram,” Nayyara kembali bicara. Nadanya masih terdengar merayu seperti tadi, “Kita pengen lihat lukisan Bapak di white board. Bapak bisa lukis wajah Nayya, nggak?”
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 418 Times as framed artinya
Read
+Library
Bukan Sekelumit Sesal

Bukan Sekelumit Sesal

Novita jadi tidak sabar dan turut membantu membuka hadiah besar itu. Saat bungkusan itu dibuka, ada banyak potongan koran yang dipasang dalam sebuah frame besar. Mirip seperti hasil kliping bertema pilkada Ardan. Sebuah karya yang unik dan berkesan. Tentu saja karena mengingatkan Ardan beberapa kenangan dan perjuangannya ketika melihat gambar-gambar itu.
9.29.2K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as framed artinya
Read
+Library
KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

Hanya dirinya, kenangan, dan harapan. Begitu masuk ke ruangan galeri, ia terpaku pada satu sudut dinding besar: lukisan Abrar yang berjudul “Ruang yang Sempat Hampa”. Lukisan itu menggambarkan ruang tamu dengan jendela besar terbuka, sinar matahari masuk, dan dua cangkir teh di meja. Satu cangkir utuh. Satunya kosong dan retak. Keterangan di bawahnya:
1086.8K viewsOngoingAdded to Library 2.3K Times as framed artinya
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status