Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perfect Obsession

Perfect Obsession

Zach terlihat memutar bola matanya. "Berhenti melakukan itu!" "Melakukan apa?!" "Memutar bola matamu! Itu sungguh tak sopan, seolah kau mengeluh." "Baiklah, aku akan usahakan untuk tidak melakukannya." "Maaf, permisi Sir. Minuman anda untuk jus melon sedang habis," ujar salah satu pelayan dengan seragam seperti minions. Karena memang film itu sedang booming. "Berikan apa saja yang sering dipesan pengunjung di sini," jawab Zach. Lalu pelayan tersebut undur diri.
1025.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai frozen frozen 1
Baca
+Pustaka
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Entah apa yang merasuki perempuan itu, sehingga tidak mengeluarkan sepatah katapun. Tidak beberapa lama, Dafin datang membawa dua buah eskrim coklat kesukaan Stela. Menyodorkan kepadanya, dengan tanpa rasa bersalah Stela mengambil pemberian dari laki-laki itu. Menikmati jajanan dingin itu, Dafin masih memarkirkan mobilnya. Stela yang sedangk menikmati eskrim rasa coklat tidak peduli mau Dafin mau memarkirkan mobilnya atau tidak. Gadis itu tengah sibuk dengan makanannya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai frozen frozen 1
Baca
+Pustaka
Bisikan Darah Beku

Bisikan Darah Beku

Dan jauh di balik tembok akademi, seseorang mencatat hasilnya dengan puas. “Resonansi terkonfirmasi,” katanya pelan. “Frostblood benar-benar hidup.” Dan permainan baru saja dimulai. Tinggal bilang lanjut 💙
438 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai frozen frozen 1
Baca
+Pustaka
My Friend

My Friend

jawab Ara Tak lama kemudian Xander datang dengan membawa dua gelas minuman yang berisi jus jeruk untuk Ara dan dirinya. "Kamu tinggal di Apartemen sendirian?"tanya Ara "Aku jarang menempati Apartemen ini, hanya beberapa kali saja menginap,"ucap Xander "Kenapa memanngya?"tanya Ara "Iya kamu tahu sendiri mama aku gimana kalau aku nggak pulang beberapa hari saja sudah ngomel-ngomel suruh pulang, apa lagi kalau nggak diturutin pakai acara drama deh,"ucap Xander
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai frozen frozen 1
Baca
+Pustaka
Black Shadow

Black Shadow

Nindy telah mati, sementara dirinya mengaku bernama Yuna ping. "Kak, kenapa kakak seperti itu? Kenapa?" pikirnya. "Dendamkah kakak pada kami? Kak, andai kakak tahu jika kami tidak meninggalkan kakak waktu itu!!!" Cindy terdiam sejenak. Pikirannya kembali ke masa 7 tahun silam, di mana saat itu dia, Marcel dan Luna berhasil meloloskan diri dari kejaran pembunuh bayaran. *Flashback*
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai frozen frozen 1
Baca
+Pustaka
Half You

Half You

Locked in the hotel ,there's just some things that never change Terkunci di hotel, ada sesuatu yang tidak pernah berubah You say we're just freinds Kau bilang kita hanya teman But friends don't know the way you taste, la-la-la Tapi teman tidak tahu seleramu, la-la-la Rubby melepas stand microphone nya dan menggoyangkan tubuhnya santai tapi sangat erotis di bagian lirik Ooh, when your lips undress me, hooked on your tongue
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai frozen frozen 1
Baca
+Pustaka
Unforgettable

Unforgettable

Anna segera kembali menegakkan tubuhnya lalu berjalan maju seperti tak terjadi apa-apa. Keduanya kini terlihat fokus mengamati film yang baru saja dimulai. "Aku harap kau suka dengan film yang satu ini," bisik Brandon pada Anna. Anna mengangguk kecil lalu segera terpaku pada layar besar di hadapannya. Film yang mereka tonton rupanya bergenre romansa komedi, sampai akhir keduanya terlihat antusias, tak ingin terlewat sedetik pun.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai frozen frozen 1
Baca
+Pustaka
Naftalena (FRIENDS 1)

Naftalena (FRIENDS 1)

"AAAAKHH!!" "TOLONG!!" Tak peduli bagaimana orang-orang disekitarnya berteriak panik, Nafta dengan langkahnya yang pelan namun pasti menuju tangga pesawat, ia menaiki tangga tanpa susah payah, lalu berjongkok dihadapan pria dengan kulit legam yang baru saja terbunuh. "Bodoh," hinanya tanpa perasaan, merogoh saku sang pria dengan tangannya yang telah dipakaikan sarung tangan lateks lalu mengeluarkan beberapa butir logam mulia dengan kilauan mempesona dari sana.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai frozen frozen 1
Baca
+Pustaka
Dalam Genggaman sang Mafia Dingin

Dalam Genggaman sang Mafia Dingin

Ia tak langsung mengambil air itu, hanya menatap dengan keraguan. "Ambil, ini baru, tidak akan beracun." "Terimakasih." Aleta langsung duduk disebelah wanita itu. "Namaku Arin, aku juga pekerja di sini. Salam kenal." "Salam kenal kembali, aku Aleta."
10869 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai frozen frozen 1
Baca
+Pustaka
Half Wolf

Half Wolf

"Maafkan saya Raja Aiden, kondisi Maria saat ini tak bisa digelar secara medis mohon pengertiannya." Raja Aiden menghembus napas panjang. Seseorang membuka pintu kamar Maria. "Apa Maria belum sadar?" tanya Monga tiba-tiba masuk bersama Rubina. Seketika semua orang terkejut melihat Rubina sudah kembali seperti semula. "Bagaimana mungkin Rubina bisa kembali seperti semula setelah tubuhnya hangus terbakar?" tanya Kriston tak mempercayai apa yang ia lihat.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai frozen frozen 1
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status