CINTAKU TERGADAI
ucapku kesal.
"Mungkin, Tuan masih bingung Non," ucap Bibi sambil tersenyum.
"Bingung apa, bahkan sekarang aku tengah hamil hasil perbuatannya," gerutu ku.
Aku tersenyum kecil, dan pergi meninggalkan Bibi sendiri di dapur. Saat kaki ku akan menaiki anak tangga, pintu rumah terbuka.
"Jo, hebat kamu ya, jam segini baru pulang, apa kau lupa jika kita sudah menikah, kenapa kau masih saja mabuk dan pulang dengan wanita, Jovan?" teriak ku.
Hot Chapters