Aku bukan yang Pamanku Mau
Setiap potret seolah menahan waktu agar tak berlari terlalu jauh.
Tria, meski kerap menahan sesuatu yang tak sepenuhnya bisa ia kendalikan, ikut larut dalam kebahagiaan sederhana itu. Ia sering berdiri sedikit di belakang Raiya, mengawasi dengan tatap yang tenang, namun menyimpan banyak hal di balik diamnya. Dari kejauhan, siapa pun yang melihat mereka mungkin akan mengira mereka sepasang kekasih yang baru jatuh cinta, begitu alami dan penuh kehangatan.
"Paman… cepat kemari. Ayo kita foto bersama,” ucap Raiya sambil menarik lengan Tria.
Bab Populer